Review Novel Notasi Karya Morra Quatro



Profil Morra Quatro – Penulis Novel Notasi

Morra Quatro adalah seorang penulis novel yang lahir di Bangka pada tanggal 8 Desember 1980. Saat ini, ia tinggal di Jakarta setelah sebelumnya tinggal di Jogja selama 10 tahun. Morra adalah anak kedua dari lima bersaudara dan sudah memiliki hobi menulis sejak remaja.

Pada tahun 2007, Morra mulai serius menekuni dunia kepenulisan setelah bergabung dengan komunitas menulis online. Buku pertamanya yang berhasil diterbitkan berjudul Forgiven. Setelah itu, Morra telah menerbitkan total 5 buku, di antaranya adalah Forgiven, The Second Best, What If, Believe, dan Notasi.

Tiga novel yang ditulis oleh Morra diterbitkan oleh Penerbit Gagas Media, sedangkan dua novel lainnya diterbitkan secara independen. Selain menulis, Morra juga memiliki bakat dalam menggambar dan melukis ilustrasi cerita. Karya-karya Morra dapat dilihat melalui akun storialnya yang bernama @morraquatro dan juga melalui akun Instagram @miss.morra serta Twitter @Miss_Morra.

Sinopsis Novel Notasi

Notasi adalah novel karya Morra Quatro yang mengisahkan tentang sejarah Indonesia pada tahun 1998. Pada masa itu, para mahasiswa aktif bergerak untuk menentang pemerintahan Orde Baru yang dianggap otoriter. Cerita dalam novel ini mengikuti kisah Nalia, seorang mahasiswi kedokteran gigi di Universitas Gadjah Mada (UGM), dan perjalanannya bersama dengan Nino, seorang mahasiswa teknik yang menjadi kekasihnya.

Awalnya, Nalia dan Nino saling berseteru karena berasal dari fakultas yang berbeda. Namun, keadaan berubah ketika mereka dipertemukan dalam konteks perjuangan politik di kampus. Mereka berdua dan beberapa teman-teman mereka bersatu untuk melawan ketidakadilan pemerintahan Orde Baru.

Dalam perjalanan perjuangan mereka, terjadi berbagai peristiwa yang menegangkan, termasuk penembakan di sebuah acara di fakultas kedokteran. Hal ini membuat Nalia dan Nino semakin yakin bahwa mereka harus berjuang bersama untuk mencapai keadilan dan demokrasi di Indonesia.

See also  Profil Jeongyeon TWICE dan Cerita Hiatus Kedua Kalinya

Namun, di tengah perjalanan, Nino tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Nalia hanya menerima surat-surat tanpa alamat darinya, yang membuatnya semakin penasaran akan nasib Nino. Kisah cinta dan perjuangan mereka berdua menjadi fokus utama novel ini.

Kelebihan dan Kekurangan Novel Notasi

Novel Notasi memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menarik bagi pembaca. Pertama, premis cerita yang unik dengan menggabungkan kisah cinta romantis dengan latar sejarah reformasi Mei 1998. Hal ini memberikan perspektif baru tentang keadaan politik dan sosial pada masa itu.

Kedua, proses penulisan novel ini tidak hanya mengandalkan imajinasi, tetapi juga didukung oleh riset yang mendalam. Hal ini terlihat dari detail dan ketepatan dalam menggambarkan peristiwa-peristiwa sejarah yang ada dalam cerita. Pembaca dapat merasakan ketegangan dan keadaan pada masa itu melalui narasi yang mendalam.

Ketiga, bahasa yang digunakan dalam novel ini sangat indah dan mengalir. Morra Quatro mahir dalam membangun kalimat-kalimat yang membuat pembaca terbawa suasana dan merasakan emosi yang dialami oleh para karakter.

Keempat, karakter-karakter dalam novel ini dibangun dengan baik. Pembaca dapat merasakan kedekatan dan ikatan emosional dengan Nalia, Nino, dan karakter lainnya. Hal ini membuat pembaca terhubung dengan cerita dan terlibat secara emosional.

Kelima, akhir cerita yang realistis dan memuaskan. Morra Quatro berhasil menyelesaikan cerita dengan baik, tidak meninggalkan pertanyaan yang terlalu banyak dan memuaskan rasa penasaran pembaca.

Namun, novel Notasi juga memiliki beberapa kekurangan. Pertama, masih terdapat beberapa kesalahan penulisan yang ditemukan di sejumlah bagian. Meskipun tidak mengganggu pemahaman cerita, kesalahan tersebut dapat mengganggu kelancaran membaca.

Kedua, plot dan latar waktu yang berubah-ubah di beberapa bagian cerita dapat membuat pembaca bingung. Transisi antar waktu dan tempat tidak selalu jelas, sehingga membutuhkan konsentrasi ekstra dari pembaca.

See also  Budidaya Tanaman Sayuran: Tahapan, Manfaat & Peluang Usaha

Ketiga, kisah cinta yang disajikan dalam novel ini terkadang terasa kurang realistis. Beberapa adegan dan pengambilan keputusan karakter tidak masuk akal. Hal ini dapat mengurangi kedalaman cerita dan membuat pembaca merasa jenuh.

Keempat, bagian-bagian yang menggambarkan demonstrasi mahasiswa terasa dipercepat. Detail dan kecemasan saat adegan demonstrasi tidak terasa cukup dalam. Pembaca mungkin menginginkan lebih banyak informasi dan deskripsi tentang suasana dan perasaan saat demonstrasi terjadi.

Kelima, kesalahan penulisan dan beberapa kejanggalan dalam cerita dapat mengganggu imersi pembaca dalam cerita. Hal ini menciptakan sedikit ketidaksesuaian dalam pembacaan dan mengganggu pengalaman membaca secara keseluruhan.

Pesan Moral Novel Notasi

Melalui kisah Notasi, ada beberapa pesan moral yang dapat dipetik. Pertama, novel ini mengajarkan pentingnya memanfaatkan demokrasi sebagai warga negara. Demokrasi adalah hak semua orang dan harus dilakukan dengan bertanggung jawab untuk mencapai keadilan dan kemajuan bersama.

Kedua, kita diajak untuk selalu belajar dari sejarah dan menghargai perjuangan para pendahulu kita. Sejarah adalah cermin untuk melihat masa lalu dan sebagai pembelajaran untuk masa depan. Dengan mempelajari sejarah, kita dapat mencegah terulangnya kesalahan dan menghargai nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita.

Ketiga, novel ini juga mengajarkan pentingnya menjaga persahabatan dan saling mendukung dalam menghadapi segala perjuangan. Persahabatan yang kuat dapat menjadi pendorong untuk berani dan teguh dalam menghadapi cobaan hidup.

Keempat, pesan moral yang dapat diambil dari novel ini adalah pentingnya menghargai setiap momen dalam hidup. Kehidupan terlalu singkat untuk disia-siakan, sehingga kita harus bersyukur dan menghargai setiap pengalaman yang kita dapatkan.

Kelima, novel ini juga mengajarkan pentingnya menjadi orang yang kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu atau informasi yang tidak terverifikasi. Kita harus selalu mencari kebenaran dan berpikir secara rasional sebelum mempercayai suatu informasi.

See also  Tempat Camping di Bandung yang Memiliki Pemandangan Menarik

Kesimpulan

Novel Notasi karya Morra Quatro adalah kisah yang menggabungkan romansa dan sejarah reformasi Mei 1998. Dalam novel ini, pembaca dapat merasakan kedalaman cerita melalui proses penulisan yang mendalam dan bahasa yang indah. Meskipun terdapat beberapa kekurangan dalam penulisan dan plot cerita, keseluruhan novel ini memberikan pengalaman membaca yang memuaskan.

Dari novel ini, kita dapat belajar tentang pentingnya memahami sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu kita, menjaga persahabatan, menghargai setiap momen dalam hidup, dan menjadi orang yang kritis dalam berpikir. Melalui novel ini, Morra Quatro telah memberikan pesan yang kuat tentang pentingnya demokrasi, sejarah, persahabatan, dan penghargaan terhadap kehidupan.

Bagi pembaca yang menyukai kisah romansa dan sejarah, Notasi adalah pilihan yang tepat untuk menambah pengetahuan dan mendapatkan pengalaman membaca yang memuaskan. Jadi, tunggu apa lagi? Segera miliki novel Notasi dan nikmati petualangan Nalia dan Nino dalam menghadapi perjuangan dan cinta tahun 1998.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?