Review Novel Lumpu karya Tere Liye: Buku Kesepuluh dari Serial Bumi



Kisah di klan Nebula dan akhir cerita di novel Nebula berlangsung dalam waktu belasan tahun, dimulai dengan sebuah pengkhianatan yang dilakukan oleh Selena. Pengkhianatan ini justru mengakibatkan kedua sahabatnya, Mata dan Tazk, mengorbankan diri mereka. Mata mengorbankan dirinya sendiri, sementara Tazk kehilangan kekuatannya setelah dimusnahkan oleh Lumpu. Tamus, yang saat itu berada di tempat kejadian dan memiliki tujuan yang sama, segera melindungi dirinya dengan mengungsi ke Distrik Gunung-Gunung Terlarang.

Novel Lumpu, yang merupakan buku kesepuluh dari serial Bumi petualangan dunia paralel karya Tere Liye, merupakan kelanjutan dari kisah di novel Selena dan Nebula. Bagi pembaca yang sudah membaca novel sebelumnya, pasti penasaran dengan kelanjutan kisah ini. Namun, bagi yang belum membaca novel Selena dan Nebula, disarankan untuk membacanya terlebih dahulu agar bisa memahami alur cerita di Lumpu.

Novel Lumpu memiliki 368 halaman yang mengisahkan petualangan Raib, Ali, dan Seli ke dunia paralel. Seperti judulnya, dalam seri ini mereka menghadapi Lumpu sebagai misi penyelamatan Miss Selena, guru matematika mereka. Lumpu merupakan sosok yang kuat dan memiliki kecakapan untuk menghilangkan dan mengambil kekuatan orang lain, termasuk lawannya sendiri.

Namun, apakah semuanya berjalan lancar? Siapa yang membantu mereka dalam menghadapi Lumpu? Ali, yang merupakan seorang genius, mencari bantuan dari sosok yang tidak terpikirkan sebelumnya. Mereka menemukan bahwa musuh dari musuh bisa menjadi teman.

Dalam sinopsis Lumpu, Raib, Ali, dan Seli memutuskan untuk melakukan misi penyelamatan kepada Miss Selena. Mereka mencari keberadaan Tamus, yang mereka tahu juga menjadi incaran Lumpu. Dengan bantuan informasi dari Master Ox, mereka menemukan tempat persembunyian dan perlindungan Tamus di Distrik Gunung-Gunung Terlarang.

See also  Rekomendasi Buku Bacaan Tsana si Rintik Sedu

Ketika mereka mendekati lokasi persembunyian Tamus, tiba-tiba mereka diserang oleh Fala-tara-tana IV, Ketua Konsil yang lama dari klan Matahari. Fala-tara-tana IV adalah teman Tamus setelah mereka berdua keluar dari Penjara Bayangan Bawah Bayangan. Walaupun Ali berusaha menjelaskan mengapa mereka mencari Tamus, Fala-tara-tana IV dan Tamus tidak peduli dan terus menyerang mereka.

Tiba-tiba, muncul gerbang cincin cahaya hijau saat Tamus dan Fala-tara-tana IV menyerang. Lumpu muncul dari portal itu dan segera menyerang. Terjadi pertempuran antara Tamus dan Fala-tara-tana IV melawan Lumpu. Lumpu berhasil mengalahkan Tamus dan mengambil kekuatan Fala-tara-tana IV. Raib, Ali, dan Seli berhasil menyelamatkan Tamus sebelum Lumpu mengambil kekuatan Tamus.

Tamus sebenarnya bukanlah orang yang jahat. Mereka membantu Tamus karena yakin bahwa Tamus bisa membantu mereka mengetahui cara melawan Lumpu. Namun, Tamus tidak terlalu banyak membantu. Yang Tamus lakukan hanyalah memberitahu mereka tentang asal-usul teknik klan yang dia kuasai, yaitu dari puing kapal Aldebaran yang terkubur di peradaban klan Bulan.

Ali meminta bantuan Tamus untuk mengetahui keberadaan puing kapal tersebut. Namun, begitu mereka sampai di puing kapal, Tamus justru kabur membawa Ily tanpa mengucapkan terima kasih. Ali sebenarnya merencanakan atraksi itu agar mereka bisa mengikuti jejak Tamus menggunakan alat pelacak yang diberikan pada Ily.

Namun, mereka tidak menemukan apapun saat mencapai tujuan. Mereka mencurigai bahwa barangkali Tamus atau seseorang lain yang telah mengambilnya. Mereka meninggalkan lokasi itu dan memutuskan untuk mengikuti jejak Tamus.

Raib, Ali, dan Seli menuju Distrik Padang Senyap untuk melacak akses jaringan. Mereka menemukan bahwa Ily terdeteksi berada di kilometer seratus utara ibu kota. Mereka mengarah ke bekas pabrik energi yang sudah tidak berpenghuni dan berdebu, dan menemukan basement bawah tanah yang merupakan milik Tamus. Ali sangat antusias karena di sana terdapat berbagai benda peninggalan dari kapal Aldebaran.

See also  13 Manfaat Yogurt Untuk Tubuh

Mereka terus menyelidiki keberadaan Tamus dan Ily, dan akhirnya menuju ke sebuah gedung di Ibu Kota Tishri. Mereka berencana meminta bantuan Eins, seorang ilmuwan ternama dan mantan pengajar di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi (ABTT). Namun, mereka baru mengetahui bahwa Tamus telah meminta bantuan Eins untuk menerjemahkan berbagai benda dari kapal Aldebaran.

Raib, Ali, dan Seli berusaha mencegah Tamus membawa kabur Ily lagi. Namun, Tamus berhasil melarikan diri. Lumpu kemudian muncul dan menyerang mereka. Lumpu sangat marah karena mereka telah membantu Tamus melarikan diri ke Distrik Gunung-Gunung Terlarang. Lumpu berhasil mengalahkan Raib, Ali, dan Seli. Kekuatan Ali pun diambil oleh Tamus. Eins menyelamatkan mereka dan membawa mereka meninggalkan lokasi itu.

Situasinya semakin genting, mereka harus mencari tahu taktik melawan Lumpu dan menyelamatkan Miss Selena. Eins membantu mereka membawa salinan tabung bercahaya dan mencari Tamus untuk bekerja sama. Namun, mereka tidak menemukan Tamus di puing kapal Aldebaran. Tamus kabur dengan membawa Ily.

Kemudian, bantuan datang dari Kosong dan Lambat, yang meminta Lumpu untuk berhenti. Namun, Lumpu telah membenci mereka yang memiliki kekuatan. Pertempuran mereka berlangsung sengit. Lumpu berhasil mengambil kekuatan Lambat. Mereka akhirnya mengakui kelelahan mereka dan meninggalkan pertarungan.

Akankah mereka menyerah dalam menghadapi Lumpu? Bagaimana nasib Miss Selena? Semua pertanyaan ini akan terjawab dengan membaca novel Lumpu dan mengikuti petualangan Raib, Ali, dan Seli.

Novel Lumpu memiliki beberapa hal menarik yang membuat pembaca semakin penasaran. Konflik yang diangkat dalam novel ini cukup berat, seperti konflik batin yang dialami oleh Raib ketika mengetahui kebenaran tentang kedua orang tua kandungnya. Selain itu, ada sindiran halus yang disisipkan oleh penulis mengenai realitas kehidupan di klan Bumi.

See also  10 Model Rambut Ikal Wanita dan Cara Perawatannya yang Benar

Selain itu, novel Lumpu juga mengandung pesan moral yang dapat diambil. Pertama, pesan untuk saling memaafkan. Raib memaafkan kesalahan Miss Selena di masa lalu yang mengakibatkan kematian ibunya. Pesan ini mengajarkan pentingnya memaafkan kesalahan orang lain dan tidak menyimpan dendam.

Kedua, pesan untuk membantu musuh. Ali, Raib, dan Seli rela membantu Tamus meskipun Tamus adalah musuh mereka. Pesan ini mengajarkan tentang kebaikan dan menunjukkan bahwa kejahatan bisa dibalas dengan kebaikan.

Ketiga, pesan untuk bersikap gigih. Ketiganya gigih dalam mencari cara dan petunjuk untuk menyelamatkan Miss Selena. Pesan ini mengajarkan pentingnya kegigihan dalam mencapai tujuan.

Secara keseluruhan, novel Lumpu karya Tere Liye menawarkan petualangan seru dan penuh tindakan yang akan memikat pembaca. Dengan berbagai pesan moral yang terkandung di dalamnya, novel ini juga memberikan pelajaran dan pemikiran yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi para penggemar serial Bumi petualangan dunia paralel, Lumpu adalah buku yang wajib dibaca.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?