Review Novel Fantasteen Gone Karya Dini Ocktarina
Novel Fantasteen Gone: Petualangan Mencari Teman Di Kota Yogyakarta
Pengenalan
Novel Fantasteen Gone, yang ditulis oleh Dini Ocktarina dan pertama kali diterbitkan pada tahun 2012, adalah sebuah cerita petualangan yang menarik. Dalam novel ini, pembaca akan diajak mengikuti kisah seorang gadis bernama Sheryl beserta teman-temannya yang melakukan perjalanan ke Kota Yogyakarta. Mereka berharap bisa menikmati liburan dan mengeksplorasi keindahan tempat tersebut. Namun, yang mereka temui bukanlah liburan yang biasa, melainkan petualangan yang tak terduga dan penuh misteri.
Pendahuluan
Sheryl dan teman-temannya, yaitu Icha, Ipang, Lulu, Sigit, Isti, dan Tian, adalah siswa SMP Cahaya yang sangat antusias menjelang karya wisata mereka ke Yogyakarta. Mereka berangkat dari Kota Bandung dan menempuh perjalanan yang cukup lama menuju Magelang, tempat tujuan mereka. Ketika mereka tiba di Magelang, mereka merasa sangat gembira dan tak sabar untuk segera memulai petualangan mereka.
Destinasi Pertama: Candi Borobudur
Setelah tiba di Magelang, Sheryl dan teman-temannya langsung mengunjungi Candi Borobudur, salah satu objek wisata yang terkenal di Yogyakarta. Mereka sangat kagum dengan keindahan dan keagungan candi tersebut. Mereka mengelilingi candi, mengambil foto-foto, dan menikmati suasana spiritual yang menjadikan mereka semakin terpesona dengan tempat ini.
Destinasi Kedua: Candi Prambanan
Setelah puas menjelajahi Candi Borobudur, Sheryl dan teman-temannya melanjutkan perjalanan mereka menuju Candi Prambanan. Mereka berharap dapat mengalami keajaiban arsitektur dan sejarah yang terkandung dalam candi ini. Setibanya di sana, mereka tak hanya terpesona dengan keindahan candi tersebut, tetapi juga sering mencicipi kuliner khas daerah sekitar candi, seperti salak pondoh yang terkenal.
Penginapan Bhadra: Awal Kejadian Aneh
Setelah mengunjungi Candi Prambanan, Sheryl dan teman-temannya menuju penginapan Bhadra tempat mereka akan menginap selama di Yogyakarta. Penginapan tersebut terlihat luas namun sepi. Mereka mengatur kamar-kamar mereka, beristirahat sejenak, dan beres-beres sebelum makan malam.
Misteri di Kamar Sheryl
Pada saat Sheryl kembali ke kamarnya, dia mengalami kejadian yang menakutkan. Dia mendengar suara bisikan yang tidak jelas asalnya. Menyeramkan sekali! Sheryl langsung panik dan keluar dari kamar dengan ketakutan. Teman-temannya heran dan bertanya apa yang terjadi. Sheryl menceritakan apa yang dia alami, dan mereka semua terkejut.
Misteri Kepergian Tian
Di saat yang lain, Sigit bertanya kepada Ipang tentang keberadaan Tian. Ternyata Tian sudah pergi ke taman belakang sejak beberapa jam yang lalu. Mereka semua langsung mencari Tian ke taman belakang, namun mereka terkejut karena bukan taman belakang penginapan Bhadra yang mereka temui, melainkan sebuah tempat yang sepertinya berbeda dan misterius.
Terperangkap di Dimensi yang Lain
Sheryl, Isti, dan teman-temannya terjebak di dunia yang tidak mereka kenal. Mereka berada di dalam permainan yang diatur oleh seorang gadis misterius bernama Wily. Wily adalah seorang gadis yang terpesona dengan kegantengan Tian dan melakukan segala cara untuk mendapatkannya. Keadaan semakin rumit ketika Sheryl menyadari bahwa Wily memiliki kemiripan dengan dirinya sendiri.
Petualangan di Dunia yang Tidak Dikenal
Malam itu, Sheryl dan teman-temannya menghadapi berbagai macam kejutan dan tantangan dalam dunia yang penuh misteri ini. Mereka berusaha untuk berani dan cerdas dalam menghadapi setiap rintangan yang mereka temui. Tujuan utama mereka adalah membawa Tian kembali ke dunia mereka. Namun, selain itu, mereka juga harus mencari tahu siapa sebenarnya sosok Wily dan apa hubungan antara Sheryl dan Wily.
Akhir yang Mengejutkan
Petualangan Sheryl dan teman-temannya semakin seru dan menegangkan. Mereka berjuang dengan susah payah untuk mengungkap kebenaran di balik permainan misterius ini. Dan pada akhirnya, mereka berhasil menyelesaikan permainan dan kembali ke masa sekarang, tetapi dengan banyak kejutan dan rahasia yang terkuak.
Kelebihan Novel Fantasteen Gone
Novel Fantasteen Gone memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya menarik dan layak dibaca. Pertama, alur cerita yang ditulis oleh Dini Ocktarina begitu mengalir dan memikat pembaca. Pembaca akan merasa terus tertarik dan ingin terus membaca untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya.
Selain itu, gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini sangat mudah dipahami dan tidak terlalu rumit. Hal ini membuat novel Fantasteen Gone cocok untuk pembaca dari berbagai usia, baik remaja maupun dewasa. Bahasa yang sederhana namun tidak membosankan membuat pembaca dapat dengan mudah memahami dan menyelami cerita yang ditulis oleh Dini.
Karakter-karakter dalam novel ini juga digambarkan dengan baik dan memiliki perwatakan yang kuat. Hal ini membuat pembaca dapat dengan mudah membayangkan dan mengenali setiap tokoh dalam cerita. Setiap tokoh memiliki latar belakang dan konflik yang unik dan menarik, sehingga menghidupkan cerita ini dengan baik.
Kekurangan Novel Fantasteen Gone
Meskipun novel Fantasteen Gone memiliki banyak kelebihan, namun ada beberapa kekurangan yang dapat ditemui dalam cerita ini. Beberapa pembaca merasa bahwa alur ceritanya terasa lambat dan tidak begitu dinamis. Ada bagian-bagian cerita yang terasa terlalu panjang dan memakan waktu, sehingga mengurangi ketegangan dan kegembiraan dalam membaca.
Selain itu, akhir cerita dinilai oleh beberapa pembaca kurang memuaskan. Beberapa plot yang terjalin tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan, atau terasa terlalu dipaksakan. Hal ini membuat beberapa pembaca merasa bahwa akhir cerita menjadi kurang masuk akal dan anti klimaks.
Pesan Moral dalam Novel Fantasteen Gone
Melalui cerita Fantasteen Gone, Dini Ocktarina ingin menyampaikan beberapa pesan moral kepada para pembaca. Pertama, kita perlu selalu berpikir sebelum bertindak. Dalam cerita ini, Sheryl dan teman-temannya sering mengambil keputusan impulsif yang membuat mereka terjebak dalam masalah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu berpikir dengan tenang dan mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan kita.
Kedua, kita harus belajar mengendalikan diri dan emosi kita. Dalam cerita ini, Sheryl dan teman-temannya seringkali terbawa emosi dan menjadi sulit mengambil keputusan yang bijaksana. Kita perlu belajar untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi dalam menghadapi setiap situasi, sehingga kita dapat mengambil keputusan dengan bijaksana.
Ketiga, jangan mudah percaya kepada orang lain. Dalam cerita ini, Wily adalah seorang karakter yang misterius dan tidak terbukti dapat dipercaya. Setiap kali Sheryl dan teman-temannya mencoba untuk mempercayai Wily, mereka selalu jatuh ke dalam masalah dan terjebak dalam permainan yang ia ciptakan. Oleh karena itu, kita perlu waspada dan tidak mudah percaya pada orang lain, terutama jika mereka memiliki motif yang tidak jelas.
Terakhir, kita perlu menghormati keputusan orang lain. Dalam cerita ini, Sheryl dan teman-temannya sering kali memaksakan kehendak mereka kepada orang lain. Hal ini tidak hanya tidak etis, tetapi juga melanggar hak orang lain untuk membuat keputusan sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Kita perlu memahami bahwa setiap orang memiliki hak untuk mengambil keputusan bagi diri mereka sendiri, dan kita harus menghormati itu.
Kesimpulan
Novel Fantasteen Gone karya Dini Ocktarina adalah sebuah cerita petualangan yang menarik dan penuh misteri. Melalui cerita ini, pembaca diajak mengalami petualangan seru bersama Sheryl dan teman-temannya dalam mencari kebenaran dan mengungkap misteri di balik permainan yang mereka terjebak di dalamnya. Meskipun ada beberapa kekurangan dalam cerita ini, namun keseluruhannya novel Fantasteen Gone tetap menarik dan dapat menghibur pembaca dengan alur cerita yang menegangkan dan pesan moral yang disampaikan. Jika Anda tertarik dengan petualangan misterius dan penuh aksi, maka novel ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.