Review Novel Brianna dan Bottomwise
Buku yang akan kita bahas kali ini adalah “Brianna dan Bottomwise” karya Andrea Hirata. Buku ini memiliki judul yang cukup unik, dan begitu juga dengan ceritanya. Brianna dan Bottomwise merupakan novel yang menggabungkan tema detektif dengan musik, menciptakan sebuah pengalaman baru bagi para pembacanya. Selain itu, buku ini juga memiliki unsur humor yang dalam tapi memiliki makna yang dalam.
Dalam cerita ini, kita akan mengikuti petualangan Brianna dan Bottomwise, dua detektif swasta terkenal yang berkeliling Amerika hingga ke Kanada untuk menemukan gitar yang hilang milik musisi legendaris bernama John Musiciante. Gitar tersebut memiliki nilai sejarah dan berharga bagi sang pemilik, sehingga ia mengadakan sayembara senilai 20.000 USD bagi siapa saja yang bisa menemukan gitar tersebut. Brianna dan Bottomwise pun melanglang buana demi menemukan gitar legendaris tersebut.
Namun, perjalanan mencari gitar tidaklah mudah. Gitar tersebut harus melewati banyak tempat dan bertemu dengan berbagai jenis manusia. Mulai dari orang-orang yang rakus, penipu, perampok, hingga tukang gadai. Gitar ini juga sering diperlakukan dengan tidak baik, seperti digunakan untuk memukul kasur atau dipukulkan ke mantan pacar. Setelah melewati banyak perjalanan, gitar ini akhirnya tiba di Indonesia, lusuh dan kotor.
Di Indonesia, gitar ini bertemu dengan Alma, seorang gadis muda berbakat yang sangat lihai dalam bermain gitar. Namun, ia lahir dari keluarga yang miskin dan tidak bisa mempertahankan gitar tersebut karena dibawa paksa oleh ayahnya yang memiliki kecanduan berjudi. Lalu gitar tersebut berpindah tangan hingga akhirnya sampai ke tangan Sadman, seorang pemuda yang tidak bisa bermain musik, tetapi memiliki impian untuk membangkitkan band lamanya dan membuat orkes Melayu.
Saat membaca novel ini, kita akan disuguhkan dengan banyak karakter yang memiliki peran penting dalam cerita. Selain Brianna dan Bottomwise, ada juga John Musiciante sebagai pemilik gitar yang hilang, Alma yang memiliki bakat musik tinggi, dan Sadman yang memiliki impian besar dalam dunia musik. Selain itu, ada juga karakter lain yang menambah warna cerita, seperti Mafia musik yang ingin memiliki gitar tersebut untuk kepentingan mereka sendiri.
Kelebihan dari novel ini adalah tema yang unik, yaitu menggabungkan tema detektif dengan musik. Hal ini memberikan pengalaman baru bagi pembaca dan membuat cerita menjadi menarik. Selain itu, novel ini juga mengandung unsur humor yang dalam tapi memiliki makna yang dalam. Banyak penjelasan mengenai musik dan genre-nya, sehingga pembaca dapat menambah pengetahuan mereka tentang musik.
Namun, ada juga kekurangan dalam novel ini. Alur cerita di awal tidak teratur antar tokoh, sehingga pembaca dapat merasa bingung. Selain itu, ada juga katalog iklan buku penulis di akhir buku yang cukup mengganggu. Akhir cerita juga kurang memuaskan karena tidak ada kontribusi yang signifikan dari detektif dalam menemukan gitar yang hilang.
Secara keseluruhan, buku “Brianna dan Bottomwise” karya Andrea Hirata adalah buku yang direkomendasikan untuk para pembaca yang menyukai novel dengan tema detektif. Buku ini menghadirkan pengalaman baru dengan menggabungkan tema detektif dengan musik. Selain itu, buku ini juga mengandung pesan moral dan hikmah yang bisa diambil dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, meraih mimpi, dan ketulusan dalam melepaskan sesuatu.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.