Review Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama
Profil Keigo Higashino – Penulis Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama
Keigo Higashino merupakan seorang penulis asal Jepang yang populer di dunia sastra. Ia lahir pada tanggal 4 Februari 1958 di Osaka. Pria kelahiran Osaka ini dikenal sebagai penulis novel dengan genre misteri. Keigo Higashino sudah menulis banyak novel yang sukses dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa termasuk Bahasa Indonesia.
Karir Keigo Higashino sebagai penulis dimulai ketika ia masih bekerja sebagai seorang insinyur. Saat itu, ia menulis sebuah novel sebagai hobi semata. Namun, tak disangka novel tersebut mendapatkan respon positif dari pembaca dan sukses di pasaran. Keberhasilan ini membuat Keigo Higashino memutuskan untuk fokus menekuni dunia tulis-menulis dan meninggalkan kariernya sebagai insinyur.
Sebagai seorang penulis novel misteri, Keigo Higashino sering kali dikaitkan dengan nama-nama penulis terkenal lainnya seperti Dean Koontz, James Patterson, dan Tom Clancy. Pria berusia 64 tahun ini bahkan sering disebut sebagai “The Japanese Stieg Larsson” oleh The Times.
Keigo Higashino pernah menjabat sebagai Presiden ke-13 dari Japan Mystery Writers of Japan dari tahun 2009 hingga 2013. Ia juga telah menerima banyak penghargaan seperti Mystery Writers of Japan Award, Edogawa Rampo Award, Naoki Award, Honkaku Mystery Award, dan Chokoron Prize. Kesuksesan ini membuktikan bahwa Keigo Higashino merupakan penulis yang handal dan diakui oleh banyak kalangan.
Tidak hanya sukses di dunia tulis-menulis, karya-karya Keigo Higashino juga sudah diadaptasi menjadi film dan serial TV. Beberapa novelnya yang berhasil diangkat ke layar lebar antara lain “The Devotion of Suspect X” dan “The Miracles of the Namiya General Store”. Kariernya sebagai penulis novel dan skenario televisi semakin menanjak, membuatnya semakin dihormati di dunia sastra.
Keigo Higashino juga merupakan penulis yang aktif dan produktif. Sejumlah karya besarnya yang berhasil diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia adalah “The Devotion of Suspect X” atau yang diterjemahkan menjadi “Kesetiaan Mr. X”, “Salvation of a Saint”, “Malice” atau yang dikenal dengan judul “Catatan Pembunuhan Sang Novelis”, “The Newcomer” atau yang diterjemahkan menjadi “Pembunuhan di Nihonbashi”, “The Miracles of the Namiya General Store” yang diterjemahkan menjadi “Keajaiban Toko Kelontong Namiya”, dan yang terbaru adalah “Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama”.
Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama sendiri merupakan novel keenam karya Keigo Higashino yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Novel ini resmi diterbitkan oleh aikerja.com Pustaka Utama pada tanggal 22 Desember 2021. Keberhasilan novel-novel sebelumnya membuat penantian para penggemar Keigo Higashino terbayar dengan hadirnya novel terbaru ini.
Sinopsis Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama
Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama mengisahkan tentang kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah kota kecil yang terpencil dan hampir terlupakan. Kota ini juga sedang dilanda wabah pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia.
Korban pembunuhan adalah seorang mantan guru SMP yang disegani oleh para mantan muridnya. Korban ditemukan tewas dengan bekas cekikan di halaman rumahnya sendiri. Pembunuhan ini membuat kota kecil tersebut menjadi gempar dan dipenuhi dengan ketakutan.
Polisi yang melakukan penyelidikan pun bingung mencari tahu siapa pelaku sebenarnya. Sejumlah mantan murid korban yang saat itu sedang pulang ke kota itu untuk menghadiri reuni menjadi orang yang dicurigai. Namun, polisi masih belum mampu menemukan bukti yang kuat untuk menetapkan mereka sebagai pelaku.
Tak hanya itu, putri korban yang tinggal jauh di Tokyo datang ke kota tersebut bersama dengan pamannya yang merupakan mantan pesulap eksentrik. Kedatangan mereka tidak hanya untuk menghadiri pemakaman korban, tetapi juga untuk melakukan penyelidikan sendiri atas pembunuhan tersebut.
Putri korban dan pamannya yang eksentrik ini berusaha mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi dan siapa pelaku utama di balik pembunuhan ayah mereka. Mereka berdua ikut menyelidiki kasus pembunuhan ini dengan harapan dapat menjawab semua pertanyaan yang ada.
Kelebihan Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama
Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya layak untuk dibaca oleh penggemar genre misteri. Salah satu kelebihan yang paling mencolok adalah kemampuan Keigo Higashino menyajikan cerita yang seru dan menegangkan.
Dalam novel ini, Keigo Higashino mampu membangun alur cerita yang terstruktur dengan baik. Ia mampu menjaga ketegangan cerita hingga akhir sehingga pembaca akan terus penasaran dan sulit untuk melepaskan novel ini sebelum menyelesaikannya.
Selain itu, Keigo Higashino juga berhasil menciptakan karakter-karakter yang menarik. Putri korban dan pamannya yang eksentrik merupakan dua tokoh utama yang menarik perhatian pembaca. Selain itu, para mantan murid korban dan polisi yang melakukan penyelidikan juga memiliki peran yang kuat dalam cerita ini.
Keigo Higashino berhasil membangun karakter-karakter ini dengan baik. Ia menjelaskan latar belakang dan motivasi masing-masing karakter dengan detail, sehingga pembaca dapat merasa terhubung dengan mereka. Selain itu, Keigo Higashino juga mampu menampilkan dinamika emosi antar karakter dengan sangat baik.
Pesan Moral Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama
Melalui novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama, Keigo Higashino memberikan beberapa pesan moral kepada para pembaca. Salah satu pesan moral yang dapat dipetik dari novel ini adalah tidak ada yang bisa diduga di dunia ini. Kita harus selalu berhati-hati dan waspada di setiap situasi.
Pesan moral lainnya adalah tentang kebijaksanaan dalam mempercayai orang lain. Kita tidak boleh terlalu percaya secara buta kepada orang lain, bahkan kepada anggota keluarga atau orang terdekat. Hal ini bukan berarti kita harus mencurigai semua orang, tetapi untuk menjaga ekspektasi kita agar tidak terlalu tinggi sehingga kita tidak akan terlalu kecewa jika ada yang mengecewakan.
Novel ini juga mengajarkan kita tentang pentingnya menjalankan perbuatannya dengan baik, meskipun terkadang orang lain tidak mengakui atau menghargai apa yang kita lakukan. Kita harus tetap berpegang pada nilai-nilai yang benar dan tidak terlalu mempedulikan apa yang orang lain pikirkan tentang kita.
Kesimpulan
Novel Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama merupakan karya terbaru Keigo Higashino yang layak untuk dibaca oleh para penggemar genre misteri. Keigo Higashino mampu menyajikan cerita yang seru dan menegangkan dengan karakter-karakter yang menarik. Pesan moral yang tersirat dalam cerita ini juga dapat memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi para pembaca. Jadi, jangan lewatkan untuk membaca novel ini dan ikut menyelidiki kasus pembunuhan di kota kecil yang penuh misteri ini.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.