Review Buku Berani Bahagia Karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga
Review Buku Berani Bahagia Karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga
Buku Berani Bahagia karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga adalah buku yang mengikuti jejak kesuksesan buku sebelumnya, yaitu Berani Tidak Disukai. Buku ini ditulis dalam format dialog antara seorang filsuf dan seorang pemuda, yang membahas dan menguraikan teori psikologi Adler. Buku ini berhasil menggambarkan bagaimana mengimplementasikan teori Adler ke dalam kehidupan sehari-hari dan mencapai kebahagiaan sejati.
Buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh aikerja.com Pustaka Utama pada bulan Oktober 2020 dengan judul “Berani Bahagia”. Terjemahannya yang baik dan narasi yang mengalir membuat buku ini mudah dipahami oleh pembaca. Melalui buku ini, pembaca akan diberikan panduan dan petunjuk untuk melepaskan trauma masa lalu, mengelola ekspektasi orang lain, dan membangun kehidupan yang sesuai dengan keinginan mereka.
Profil Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga
Ichiro Kishimi, seorang filosof dan psikolog Adlerian, adalah penulis utama dari buku Berani Bahagia. Dia telah mengajar psikologi pendidikan dan psikologi klinis di Meiji School of Oriental Medicine di Suita, Osaka. Selain itu, Ichiro Kishimi juga memiliki kantor konseling pribadi di Kameoka, Kyoto, dan sering memberikan kuliah tentang Psikologi Adlerian dan pendidikan anak.
Sedangkan Fumitake Koga, seorang penulis profesional yang telah mendapatkan banyak penghargaan, juga turut serta dalam menulis buku ini. Dia mengenal psikologi Adlerian saat berusia akhir dua puluhan dan sangat terpengaruh oleh ide-ide yang menentang kebijaksanaan konvensional. Fumitake Koga kemudian mengunjungi Ichiro Kishimi di Kyoto untuk mengumpulkan pemahaman tentang psikologi Adlerian darinya, yang kemudian digunakan dalam buku Berani Tidak Disukai dan Berani Bahagia.
Sinopsis Buku Berani Bahagia
Sinopsis Buku Berani Bahagia mengikuti kisah seorang pemuda yang menghadapi kekecewaan setelah berusaha menerapkan teori psikologi Adler dalam kehidupannya. Dia merasa bahwa ide-ide Adler hanya berlaku dalam teori dan tidak dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, melalui percakapan mendalam antara pemuda tersebut dan seorang filsuf, mereka memahami lebih dalam pengajaran Alfred Adler dan belajar cara mengimplementasikannya dalam kehidupan yang penuh dengan kekacauan.
Buku ini menyajikan panduan perilaku yang menjelaskan cara melangkah maju menuju tujuan kita secara berani dan mantap. Di dalamnya terdapat sasaran perilaku yang mendukung hidup mandiri dan harmonis dengan masyarakat. Ada dua sasaran penting yang harus kita pahami, yaitu kesadaran akan kemampuan diri sendiri dan kesadaran bahwa orang lain di sekitar kita adalah teman dan rekan seperjuangan.
Kelebihan Buku Berani Bahagia
Buku Berani Bahagia memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya layak untuk dibaca. Pertama-tama, buku ini melanjutkan penjelasan tentang teori psikologi Adler yang lebih diintroduksi dalam buku Berani Tidak Disukai. Dalam buku ini, penulis dengan jelas menjelaskan penerapan teori tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini juga terbagi menjadi lima bagian yang mudah dipahami dan menguraikan inti dari teori Adler dengan baik.
Selain itu, gaya penulisan narasi dalam buku ini sangat lancar dan mudah dipahami. Penulis berhasil menyampaikan ide-ide kompleks dengan cara yang sederhana dan mudah dicerna oleh pembaca. Selain itu, terjemahan buku ini juga sangat bagus, sehingga pembaca tidak akan mengalami kesulitan dalam memahami isinya.
Kekurangan Buku Berani Bahagia
Meskipun memiliki banyak kelebihan, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kekurangan utamanya adalah tidak adanya perbedaan tipografi pada dialog antara filsuf dan pemuda dalam buku ini. Hal ini membuat pembaca sedikit bingung dalam membedakan siapa yang sedang berbicara. Selain itu, tampilan buku ini juga terlalu dekat dengan bagian pinggir kertas, yang membuatnya kurang nyaman untuk dibaca dalam jangka waktu yang lama.
Pesan Moral Buku Berani Bahagia
Melalui buku Berani Bahagia, pembaca diingatkan bahwa kebahagiaan sejati berasal dari diri sendiri. Meskipun pengaruh dari dunia dan orang lain dapat mempengaruhi kita, pada akhirnya, kita yang memiliki kendali atas kebahagiaan kita. Buku ini mengajarkan kita untuk mandiri dan merdeka atas diri sendiri, tidak bergantung pada orang lain. Pendapat dan tindakan orang lain tidak dapat mempengaruhi kita jika kita tidak mengizinkannya. Oleh karena itu, kita harus menganggap orang lain sebagai teman dan rekan, bukan sebagai pesaing atau siapa yang lebih rendah atau lebih tinggi dari kita.
Dari buku ini juga kita belajar bahwa mencapai kebahagiaan adalah perjalanan yang terus berlanjut, bukan tujuan akhir. Kita perlu terus melangkah maju dan mengambil langkah-langkah kecil tanpa henti. Keberanian untuk memilih bahagia terletak pada diri kita sendiri, dan buku ini memberikan panduan dan inspirasi untuk mencapainya.
Dengan begitu, buku Berani Bahagia karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga adalah buku yang direkomendasikan bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam tentang teori psikologi Adler dan cara mencapai kebahagiaan sejati. Dengan gaya penulisan yang sederhana namun informatif, buku ini cocok untuk semua kalangan pembaca. Jadi, jangan ragu untuk membaca buku ini dan menemukan keberanian untuk memilih menjadi bahagia.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.