31 Makanan Khas Aceh Yang Menggiurkan dan Wajib Dicoba



Makanan menjadi salah satu unsur penting dalam kebudayaan suatu daerah. Setiap daerah memiliki makanan khas yang unik dan memberikan pengalaman kuliner yang berbeda. Aceh, salah satu provinsi di Indonesia, juga memiliki kuliner yang tak kalah menarik dan lezat. Makanan dari Tanah Rencong memiliki cita rasa yang khas dan otentik, yang membuatnya terkenal di seluruh Indonesia. Dengan sebutan “Serambi Mekah”, kota ini memang memiliki ciri khas kebudayaan Arab yang tercermin dalam kuliner mereka.

Mungkin Anda sudah akrab dengan beberapa makanan khas Aceh seperti Mie Aceh, Teh Tarik, Roti Canai, dan Ayam Tangkap. Namun, masih ada banyak kuliner Aceh lainnya yang sayang untuk dilewatkan. Berikut adalah daftar makanan khas Aceh yang patut Anda coba:

1. Mie Aceh
Mie Aceh telah banyak dikenal di berbagai daerah di Indonesia. Kuliner ini biasanya disajikan di kedai makanan khas Aceh bersama Teh Tarik dan Roti Canai. Mie Aceh memiliki tekstur yang kenyal dengan bumbu rempah yang gurih dan kaya rempah. Anda dapat memilih varian mie goreng atau mie kuah dengan tambahan telur, daging, kepiting, seafood, dan lain-lain. Rasanya yang lezat membuat Mie Aceh cocok dinikmati ketika hujan turun. Aroma rempah yang khas dalam seporsi mie Aceh dapat menghangatkan tubuh dan memberikan kenikmatan yang luar biasa.

2. Teh Tarik
Teh Tarik adalah minuman yang populer di Aceh. Teh ini disajikan dengan cara diseduh, kemudian diaduk atau “tarik” secara berulang agar menghasilkan kekentalan dan keharuman yang unik. Teh Tarik sering disajikan hangat, tetapi juga bisa dinikmati dingin terutama di cuaca panas. Rasanya yang lezat dan nikmat membuat Teh Tarik banyak digemari oleh masyarakat Aceh.

3. Roti Canai
Roti Canai adalah roti datar dan tipis yang biasanya disajikan dengan kurma atau sambal kari. Roti ini memiliki tekstur yang lembut dan renyah ketika digigit. Di Aceh, Roti Canai sering dijadikan sebagai sarapan atau camilan yang lezat. Anda bisa menikmati Roti Canai dengan berbagai pilihan sajian.

4. Ayam Tangkap
Ayam Tangkap adalah hidangan ayam goreng khas Aceh. Ayam ini dimasak dengan bumbu rempah-rempah yang khas, sehingga rasanya sangat lezat dan berbeda dari ayam goreng pada umumnya. Dengan tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam, Ayam Tangkap menjadi salah satu hidangan favorit di Aceh.

See also  Review Buku The Life Changing Magic of Tidying Up Karya Marie Kondo

5. Kuah Masam Keu-Neung
Kuah Masam Keu-Neung adalah hidangan khas Aceh yang memiliki rasa yang segar dan unik. Hidangan ini biasanya menggunakan ikan tongkol, tenggiri, bandeng, atau kakap sebagai bahan utamanya. Diolah dengan cara merebus ikan dalam air mendidih yang telah dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit, daun jeruk, dan belimbing wuluh. Proses memasak menggunakan periuk tanah liat memberikan cita rasa yang lebih istimewa dan lezat pada kuah Masam Keu-Neung.

6. Kuah Sie Itek
Kuah Sie Itek adalah hidangan khas Aceh yang populer dan lezat. Hidangan ini menggunakan bebek sebagai bahan utamanya. Daging bebek direbus dengan bumbu-bumbu rempah yang kaya akan aroma dan rasa. Kayu manis, daun kari, serai, daun jeruk, dan kelapa parut ditambahkan untuk memberikan cita rasa yang kaya pada hidangan ini. Kuah Sie Itek biasanya disajikan dengan nasi putih dan sayuran sebagai pelengkap.

7. Bir Pletok Lamno
Bir Pletok Lamno adalah minuman unik khas Aceh. Minuman tradisional ini terbuat dari rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, kapulaga, dan biji pinang. Minuman ini memiliki rasa yang segar dan hangat, dan sangat nikmat untuk dinikmati di sore hari atau saat cuaca sedang dingin.

8. Rujak Aceh
Rujak Aceh adalah kuliner segar yang terdiri dari potongan-potongan buah yang dicampur dengan saus rujak segar. Yang menarik dari Rujak Aceh adalah penggunaan buah rumbia yang khas sebagai salah satu bahan tambahan. Buah rumbia hanya dapat ditemukan di kepulauan Sumatra, dan memiliki rasa yang unik dan menyegarkan ketika dicampur dengan potongan buah lainnya dan disiram dengan saus rujak.

9. Ungkot Kemamah
Ungkot Kemamah adalah masakan khas Aceh yang terbuat dari ikan dan sangat lezat. Dalam hidangan ini, ikan tuna direbus lalu dikeringkan, dan kemudian diiris-iris. Hidangan ini dimasak dengan santan, cabai hijau, kentang, dan rempah-rempah lainnya. Rasanya yang kaya dan aroma yang lezat membuat Ungkot Kemamah menjadi hidangan yang populer dan diminati di Aceh.

See also  20 Lagu Anak-anak Paling Enak dan Banyak Di Dengar [+Lirik]

10. Tumis Kecipir Pusu
Tumis Kecipir Pusu adalah hidangan sayuran kesukaan dari Aceh. Hidangan ini terdiri dari kacang panjang bersama dengan jantung pisang yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah. Rasanya yang gurih dan lezat membuat Tumis Kecipir Pusu menjadi hidangan yang populer di kalangan masyarakat Aceh.

11. Kue Seumur Lantong
Kue Seumur Lantong adalah kue tradisional yang terbuat dari tepung ketan dan gula merah. Hidangan ini biasanya dimakan saat perayaan penting seperti Idul Fitri atau acara keluarga. Kue ini memiliki tekstur kenyal dan rasa yang manis, yang membuatnya menjadi hidangan penutup yang populer di Aceh.

12. Ikan Bakar Khas Aceh
Ikan Bakar adalah hidangan yang populer di Aceh. Hidangan ini terbuat dari ikan segar yang dibakar dengan bumbu rempah yang khas. Rasanya yang lezat dan aromatik membuat Ikan Bakar menjadi hidangan yang diminati oleh masyarakat Aceh.

13. Kuah Beulangong
Kuah Beulangong adalah hidangan gulai yang terbuat dari bahan dasar ampas minyak kelapa tua yang diolah dengan berbagai rempah-rempah. Hidangan ini memiliki rasa yang kuat dan aroma yang lezat. Biasanya Kuah Beulangong disajikan dengan nasi putih dan hidangan pelengkap lainnya.

14. Sate Iskandar Muda
Sate Iskandar Muda adalah hidangan sate yang mudah ditemui di Aceh. Hidangan ini terbuat dari daging sapi yang dipotong kecil-kecil dan ditusukkan ke tusuk sate, kemudian dipanggang atau dibakar hingga matang. Sate Iskandar Muda biasanya disajikan dengan bumbu kacang yang lezat dan nasi putih sebagai pendampingnya. Rasanya yang enak dan tekstur daging yang lembut membuat Sate Iskandar Muda menjadi hidangan yang populer dan disukai oleh masyarakat Aceh.

15. Bubur Kanji Rumbi
Bubur Kanji Rumbi adalah bubur yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dalam air santan kelapa dengan gula aren dan garam pandan. Bubur ini biasanya dimakan dengan tambahan kelapa parut dan dikukus dalam daun pisang. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat Bubur Kanji Rumbi menjadi hidangan yang populer di kalangan masyarakat Aceh. Bubur ini juga sering dimakan sebagai hidangan penutup setelah makan malam atau makan bersama keluarga.

16. Acehnese Pulutan
Acehnese Pulutan adalah hidangan yang biasa disajikan pada acara-acara khusus atau resepsi pernikahan. Hidangan ini biasanya terdiri dari aneka lauk dan hidangan pendamping seperti mie goreng, tahu goreng, serundeng, dan lain-lain. Pulutan adalah hidangan kecil yang biasa disantap bersama minuman, seperti wine atau minuman keras lainnya.

See also  Pengertian Warga Negara: Beserta Fungsi, Hak dan Kewajibannya

17. Sate Matang
Sate Matang adalah hidangan sate yang terbuat dari daging sapi atau ayam yang dipotong-potong dan ditusukkan ke tusuk sate, kemudian dibakar hingga matang. Hidangan ini disajikan dengan bumbu kacang yang lezat dan dicampur dengan kecap manis. Rasanya yang enak dan tekstur daging yang lembut membuat Sate Matang menjadi hidangan yang populer dan disukai oleh masyarakat Aceh.

18. Kue Timphan
Kue Timphan adalah kue tradisional yang berasal dari Aceh. Kue ini terbuat dari campuran tepung ketan, santan, dan gula merah yang dikukus dalam daun pisang. Kue ini memiliki rasa yang manis dan tekstur yang kenyal, serta sering disantap pada saat perayaan penting atau dihidangkan untuk tamu istimewa. Kue ini populer di Aceh dan sering dijual di pasar tradisional dan toko oleh-oleh.

19. Dodol Aceh
Dodol Aceh adalah makanan manis yang terbuat dari santan, gula merah, tepung beras, dan bahan-bahan alami lainnya. Dodol ini memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang manis lezat. Dodol Aceh adalah camilan tradisional yang populer dan disajikan saat perayaan, seperti Lebaran atau perayaan daerah lainnya di Aceh.

20. Puan Mie
Puan Mie adalah hidangan mi yang khas di Aceh. Hidangan ini terbuat dari mie yang direbus dan disajikan dengan kuah daging sapi dan rempah-rempah. Hidangan ini biasanya disajikan dengan tambahan irisan bawang merah, cabe rawit, daun seledri, dan sambal terasi.

21. Kuah Pliek U
Kuah Pliek U adalah hidangan gulai khas Aceh yang terbuat dari ampas kelapa yang telah melewati proses pemerasan minyaknya. Hidangan ini memiliki rasa gurih dan aromatik yang khas. Kuah Pliek U sudah menjadi bagian dari hidangan tradisional dan populer di Aceh.

22. S


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply