Pengertian Generasi Milenial dan Tahun Berapa Generasi Milenial



Apa Itu Generasi Milenial dan Tahun Berapa Generasi Milenial

Milenial, yang juga dikenal sebagai generasi Y atau generasi langgas, adalah kelompok demografi yang muncul setelah generasi X. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, milenial tidak memiliki batas waktu yang tepat untuk awal dan akhir periode generasi ini. Namun, umumnya para peneliti dan ahli menggunakan periode dari awal tahun 1980-an hingga awal tahun 2000-an sebagai penanda generasi milenial.

Generasi milenial umumnya merupakan anak-anak dari generasi baby boomers. Namun, mereka juga sering disebut sebagai generasi echo boomers, karena terjadi peningkatan yang signifikan dalam tingkat kelahiran pada tahun 1980-an hingga 1990-an.

Pada abad ke-20, terjadi penurunan anggota keluarga yang membesar menjadi keluarga yang lebih kecil. Penurunan ini terjadi di negara-negara maju dan terus berlanjut, berdampak cukup signifikan.

Milenial Menurut Para Ahli

Istilah milenial pertama kali diperkenalkan oleh dua penulis bernama William Strauss dan Neil Howe pada tahun 1987. Mereka dianggap sebagai pencipta istilah ini. Pada saat itu, anak-anak yang lahir pada tahun 1987 mulai memasuki pra-sekolah dan media mulai menggunakan istilah milenium untuk menggambarkan kelompok anak-anak ini.

Dua penulis ini menulis tentang generasi milenial dalam buku mereka yang berjudul “The History of America’s Future Generations, 1584 to 2069 (1991)” dan “Millennials Rising: The Next Great Generation (2000)”.

Pada tahun 1993, majalah Advertising Age mulai menggunakan istilah “generasi Y” untuk menggambarkan anak-anak yang berusia 11 tahun atau lebih muda dan remaja. Generasi ini dianggap berbeda dari generasi sebelumnya.

Psikolog bernama Jean Twenge juga mengungkapkan definisi milenial sebagai “generation me” pada tahun 2006 dalam bukunya yang berjudul “Generation Me: Why Today’s Young Americans Are More Confident, Assertive, Entitled, and More Miserable Than Ever Before”. Twenge berpendapat bahwa istilah milenial tidak cukup tepat, karena sebenarnya mereka adalah generasi yang sama dengan generasi X yang lebih muda dan termasuk dalam “generation me”.

See also  90 Quote Kesedihan: Cocok Untuk Dijadikan Caption Medsos

Twenge memberikan atribut khusus pada generasi milenial seperti percaya diri, toleran, narsis, dan sadar akan hak-haknya berdasarkan survei kepribadian milenial.

Pada tahun 2003, majalah Time menerbitkan artikel dengan judul “Millennials: The Me Me Me Generation” yang menggambarkan milenial sebagai generasi yang hanya peduli pada diri sendiri. Definisi generation me dari Jean Twenge pun terus digunakan oleh media lain.

Selain Jean Twenge, ahli demografi William Strauss dan Neil Howe, yang juga adalah pencetus istilah milenial, mendefinisikan generasi milenial sebagai anak-anak yang lahir antara tahun 1982 hingga 2004. Strauss dan Howe menjelaskan bahwa ada perbedaan antara generasi milenia dan generasi Z, yang memiliki rentang waktu yang berbeda. Menurut mereka, generasi milenial dan generasi Z tidak dapat dipisahkan hingga anak-anak dari era ini dewasa.

Strauss dan Howe percaya bahwa setiap generasi memiliki karakteristik umum yang menjadi pola yang terus berulang. Menurut hipotesis mereka, generasi milenial memiliki karakteristik seperti kepedulian terhadap masyarakat dengan empati yang kuat, serta kesadaran akan lingkungan lokal maupun global.

Para penelitian yang dilakukan oleh Strauss dan Howe tentang generasi milenial memberikan banyak pengaruh dan juga mendapat kritik. Kritik ini datang dari Jean Twenge yang berpendapat bahwa Strauss dan Howe terlalu cepat dalam mengambil kesimpulan tentang generasi milenial.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply