12 Makanan Khas Gorontalo yang Unik dan Dijamin Nikmat!
1. Binte Biluhuta
Binte biluhuta atau milu siram merupakan makanan khas Gorontalo yang terkenal dengan cita rasa pedas, manis, dan asin. Bagi mereka yang tidak terlalu suka dengan sayuran, makanan ini dapat menjadi pilihan yang memikat lidah Anda. Meskipun binte biluhuta terdiri dari sayuran, seperti jagung, ada tambahan udang dan ikan cakalang yang membuatnya lebih lezat.
Dalam bahasa Gorontalo, binte biluhuta memiliki arti “jagung yang disiram”. Mungkin bagi orang yang belum mencicipi makanan ini, mereka akan ragu untuk mencobanya karena menggunakan sayuran sebagai bahan utama. Namun, bagi pecinta kuliner, binte biluhuta menjadi makanan yang sangat disukai. Makanan ini memiliki perpaduan rasa yang unik, yaitu pedas, asin, dan manis. Ketiga rasa ini membuat binte biluhuta memiliki cita rasa yang khas dan memanjakan lidah.
2. Ayam Iloni
Ayam iloni merupakan salah satu makanan khas Gorontalo yang menggunakan ayam sebagai bahan utama. Namun, cara pengolahan dan bumbu yang digunakan membuat ayam iloni memiliki rasa yang istimewa. Ayam iloni tidak hanya dibersihkan sebelum dibakar seperti umumnya, namun ayam tersebut harus diberi bumbu khas yang terbuat dari campuran santan agar bumbunya meresap ke dalam daging ayam.
Setelah diberi bumbu, ayam iloni kemudian dibakar sampai matang dan siap disajikan. Makanan ini biasanya disantap bersama nasi putih hangat, sambal, dan lalapan. Ayam iloni memiliki tekstur daging yang lembut dan bumbu yang kaya akan rempah-rempah. Rasa pedasnya yang sedikit membuat ayam iloni menjadi makanan yang digemari oleh banyak orang.
3. Perkedel Nike
Perkedel nike merupakan makanan khas Gorontalo yang unik. Biasanya, perkedel dibuat dari kentang yang dihancurkan dan dicampur dengan berbagai bumbu seperti telur, daun bawang, dan seledri. Namun, di Gorontalo, perkedel nike dibuat menggunakan ikan nike, yang memiliki ukuran kecil dan menyerupai ikan teri.
Untuk membuat perkedel ikan nike, Anda membutuhkan bahan-bahan seperti ikan nike, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, bawang daun, garam, merica, dan kaldu bubuk. Pertama, ikan nike dihaluskan, kemudian dicampur dengan bumbu dan tepung terigu. Setelah itu, adonan dibentuk bulat dan digoreng sampai matang. Perkedel ikan nike memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang kenyal. Makanan ini cocok menjadi camilan atau pendamping makanan utama.
4. Tili Aya
Tili aya merupakan makanan khas Gorontalo yang populer saat bulan puasa. Biasanya, tili aya dijadikan sebagai menu sahur pada malam pertama puasa atau sebagai makanan untuk sahur. Makanan ini terbuat dari bahan dasar telur, gula merah, dan santan.
Tili aya dibuat dengan cara mencampurkan telur dan santan, kemudian ditambahkan gula merah yang telah diparut. Adonan tersebut kemudian dikukus hingga matang dan siap disantap saat masih hangat. Tili aya memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Makanan ini biasanya disajikan bersama dengan kue-kue tradisional lainnya sebagai hidangan penutup saat berbuka puasa.
5. Pia Saronde
Pia saronde merupakan jajanan atau camilan khas Gorontalo yang memiliki rasa gurih dan tekstur renyah. Nama saronde diambil dari nama sebuah pulau yang ada di Gorontalo, pulau tersebut juga terkenal dengan keindahannya. Pia saronde dapat ditemukan di Depan Gorontalo Mall atau di Jl. Sultan Botutihe 29, Gorontalo.
Pia saronde merupakan kue home made yang terbuat dari bahan-bahan alami tanpa menggunakan pemanis buatan atau bahan pengawet. Kue ini diproduksi setiap hari dalam jumlah terbatas agar selalu segar saat disajikan. Pia saronde memiliki banyak varian rasa seperti cokelat, keju, kacang, dan masih banyak lagi. Camilan ini cocok untuk dinikmati saat santai bersama keluarga atau teman-teman.
6. Kerawang
Kerawang merupakan kue khas Gorontalo yang memiliki bentuk yang unik dan indah. Kue ini terbuat dari bahan dasar yang sama dengan kue kering pada umumnya, namun memiliki keunikan dalam hal tampilan. Pada bagian atasnya, kue kerawang dilukis dengan menggunakan tangan sehingga membentuk gambar dari berbagai dedaunan dan bunga.
Selain bentuknya yang indah, kue kerawang juga memiliki berbagai varian rasa yang menggugah selera. Pada bagian tengahnya, sering kali diselipkan karamel, cokelat leleh, selai, atau kacang untuk menambah cita rasa. Kue ini sering dijumpai pada saat perayaan hari raya Idul Fitri, di mana kue ini menjadi hidangan yang disajikan kepada tamu yang datang bersilaturahmi. Kelezatan kue kerawang dan tampilannya yang cantik membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk hidangan spesial.
7. Sate Tuna
Sate tuna merupakan salah satu menu wajib yang harus dicoba saat berkunjung ke Gorontalo. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan sate daging sapi atau daging ayam, sate tuna akan memberikan pengalaman baru dalam menikmati sate. Sate ikan tuna merupakan salah satu menu favorit bagi banyak orang, terutama di daerah pantai seperti Gorontalo.
Tampilan sate tuna hampir mirip dengan sate ayam atau sate kambing, terutama dalam hal ukuran potongan dagingnya. Namun, yang membedakan adalah daging tuna yang memiliki tekstur yang sangat lembut sehingga mudah dinikmati oleh semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Sate tuna disajikan dengan bumbu kacang yang khas dan taburan bawang merah goreng. Rasanya yang gurih dan dagingnya yang lembut membuat sate tuna menjadi hidangan yang disukai oleh banyak orang.
8. Bilenthango
Bilenthango adalah makanan khas Gorontalo yang menggunakan bahan dasar ikan laut, yaitu ikan Jawa atau mujair. Ikan tersebut dibelah dua dan kemudian diolah dengan bumbu berupa tomat, cabe merah, bawang merah, dan kemiri. Proses penggorengan bilenthango juga menggunakan daun pisang sebagai alas agar daging ikan tidak lengket.
Penggunaan daun pisang untuk meletakkan ikan saat penggorengan memiliki tujuan untuk meminimalisir risiko kegosongan pada ikan, serta memberikan aroma dan citarasa khas daun pisang pada bilenthango. Makanan ini memiliki rasa gurih dan pedas yang pas. Bilenthango juga sering disajikan dengan nasi putih hangat, sambal, dan lalapan.
9. Ilabulo
Ilabulo merupakan makanan tradisional khas Gorontalo yang sudah ada sejak tahun 15 SM. Ilabulo dikenal sebagai makanan yang disantap oleh raja-raja di Gorontalo pada masa lalu saat terjadi proses perdamaian antara mereka. Makanan ini terbuat dari bahan dasar ayam, seperti hati ayam, daging ayam, telur, dan sagu. Bumbu yang digunakan untuk memasak ilabulo terdiri dari bawang putih, bawang merah, cabe rawit hijau, jeruk nipis, dan merica.
Proses pembuatan ilabulo dimulai dengan mencampurkan bumbu yang telah dihaluskan dengan bahan-bahan utama. Setelah tercampur dengan rata, adonan tersebut dibungkus menggunakan daun pisang dan kemudian dikukus atau dibakar sebelum disajikan. Ilabulo memiliki cita rasa yang unik dan khas, serta memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Makanan ini merupakan salah satu hidangan yang menggambarkan budaya dan sejarah Gorontalo.
10. Sayur Putungo
Sayur putungo merupakan salah satu masakan khas Gorontalo yang menggambarkan keberagaman hidangan yang ada di kota ini. Sayur putungo terbuat dari berbagai jenis bahan, seperti ikan, jantung pisang, kelapa, dan cabai. Kuah yang digunakan untuk masakan ini dibuat dengan campuran jagung rebus atau milu.
Sayur putungo merupakan menu sederhana yang sering disantap oleh masyarakat asli Gorontalo. Makanan ini juga merupakan ikon kuliner dari kota Gorontalo dengan cita rasa yang sangat pedas namun tetap nikmat. Bagi Anda yang belum terbiasa dengan makanan pedas, disarankan untuk menyiapkan minuman yang segar saat menyantap sayur putungo. Warung dan restoran yang menyajikan sayur putungo dapat ditemukan dengan mudah di berbagai wilayah Gorontalo.
11. Bubur Sagela
Bubur sagela merupakan makanan khas Gorontalo yang biasa disantap sebagai menu sarapan pagi atau hidangan penutup saat sahur. Bubur sagela berbeda dengan bubur ayam pada umumnya karena menggunakan ikan sagela atau ikan roa sebagai bahan utama. Ikan sagela adalah ikan yang telah dikeringkan dan dihaluskan hingga menjadi bubur.
Untuk membuat bubur sagela, ikan sagela yang telah dihancurkan dicampur dengan bumbu-bumbu seperti bawang, cabai, dan tomat. Kemudian sambal tersebut ditaburkan di atas bubur sagela saat akan disajikan. Bubur sagela memiliki tekstur yang lembut dan cita rasa yang khas. Makanan ini juga biasanya disajikan dengan lauk-pauk seperti telur rebus atau ikan asin. Bubur sagela tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan energi yang cukup sebagai menu sarapan yang sehat.
12. Sate Kambing Balanga
Sate kambing balanga merupakan salah satu hidangan yang terkenal di Gorontalo. Sate ini dijual di warung makan R.M. Diva yang dikelola oleh ibu Munifah dan suami. Warung makan ini terkenal karena berhasil menjual puluhan hingga ratusan porsi sate kambing balanga hanya dalam satu hari.
Sate kambing balanga memiliki cita rasa yang khas karena menggunakan rempah-rempah seperti kapulaga dan jinten. Cara pengolahan sate kambing balanga juga berbeda dengan sate pada umumnya. Sate ini dimasak dengan menggunakan belanga atau kuali besar yang terbuat dari tanah liat, kemudian disajikan saat matang. Daging kambing yang empuk dan bumbu rempah yang meresap membuat sate kambing balanga menjadi hidangan yang sangat disukai oleh masyarakat Gorontalo.
Makanan khas Gorontalo tidak hanya menggugah selera, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Kuliner-kuliner tersebut menjadi cerminan kekayaan alam dan keanekaragaman suku serta budaya yang ada di Gorontalo. Saat berkunjung ke Gorontalo, jangan lupa mencoba makanan-makanan khasnya untuk memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.