Ketahui Kandungan Gizi Kangkung yang Baik Untuk Kesehatan



Kandungan gizi kangkung – Water spinach atau yang sering kita kenal dengan nama kangkung merupakan salah satu sayuran hijau yang pasti sudah sangat dikenal di tengah masyarakat kita. Kangkung punya daun dan batang yang lembut, ada rasa manis, dan segar ketika ditumis atau direbus.

Di Indonesia sendiri, sayur kangkung biasanya dimasak dengan cara ditumis, untuk lalap atau pelengkap masakan lain. Kangkung juga bisa dihidangkan bersama ayam goreng atau ikan goreng. Kangkung ini tergolong sayuran yang mudah tumbuh dan mudah dalam perawatannya.

Kangkung termasuk dalam genus Convolvulaceae, yang memiliki nama ilmiah Ipomoea aquatica. Kangkung ini masih berkerabat dekat dengan ubi jalar. Tanaman kangkung punya batang yang berongga pada bagian tengah, mirip dengan selada air, oleh sebab itu, di China kangkung disebut Kung Shin Tsai atau sayuran yang bertangkai dan berlubang.

Daun kangkung berwarna hijau dan berbentuk mata panah, punya ukuran yang beragam, mulai dari 3 cm hingga 8 cm. Tanaman kangkung punya bunga berwarna putih, bagian tengah berwarna ungu dan berbentuk terompet. Umumnya bunga kangkung akan muncul saat kangkung sudah tua, tapi kangkung dipanen sebelum bunganya berkembang.

Kangkung juga bisa dipanen dalam 20 hari saja lho, serta bisa tumbuh dalam kondisi lembab maupun panas, dan perawatan yang sangat mudah, hanya butuh sedikit pupuk dan penyiraman yang teratur.

Biar pembahasan kangkung semakin lengkap, maka di artikel ini, kita juga akan membahas tentang fakta unik kangkung, apa saja faktanya? Eits, tak cuma itu, tapi kita juga akan membahas kandungan kangkung hingga manfaatnya. Jadi, tunggu apalagi mari simak ulasan ini sampai selesai, ya.

Fakta Unik Seputar Kangkung 

Mengkonsumsi banyak sayuran pastinya sangat bagus dan dianjurkan, sebab banyak mengonsumsi sayur, tubuh kita akan sehat karena menerima vitamin dan nutrisi yang terkandung dalam sayuran yang kita konsumsi. Tidak jarang, beberapa orang memilih menjadi vegetarian supaya panjang umur dan hidupnya tetap sehat. Vegetarian sendiri merupakan nama untuk sekelompok orang yang hanya makan sayur setiap harinya.

Tahukah Anda, kenapa sebagian orang tidak suka kangkung? Padahal kangkung sangat sehat untuk dikonsumsi. Sebab, ada sebagian orang yang mengatakan jika mengkonsumsi kangkung bisa membuat tubuh lemas dan menyebabkan kantuk. Kira-kira, itu mitos atau fakta ya?

1. Kangkung Penyebab Kantuk, Mitos atau Fakta?

Banyak beredar mitos, jika mengkonsumsi kangkung bisa menyebabkan kantuk dan tubuh lemas, tapi sayangnya, secara medis belum ada fakta yang mengatakan bahwa kangkung bisa menyebabkan tubuh lemas dan kantuk.

Tapi, kangkung memang mengandung zat sedatif yang membuat pikiran dan tubuh kita terasa rileks, sehingga kamu mudah merasa ngantuk setelah mengkonsumsi kangkung. Namun, hal ini belum sepenuhnya benar, sebab faktanya tingkat respon dan efek pada tubuh seseorang setelah mengkonsumsi kangkung ternyata berbeda-beda.

Disamping itu, makanan yang tinggi karbohidrat juga bisa menyebabkan kantuk dan rasa lemas, misalnya nasi. Ketika kamu makan nasi dan kangkung kemungkinan kamu akan mengantuk. Jadi, makan kangkung bukanlah satu-satunya penyebab lemas dan kantuk.

See also  Review Komik Kaiju No. 8 Karya Naoya Matsumoto

2. Kangkung Bisa Menghilangkan Ketombe

Ada fakta menarik tentang kangkung lho, yaitu kangkung berkhasiat bisa menghilangkan ketombe pada rambut kamu. Caranya dengan menumbuk daun kangkung sampai halus dan keluar cairan berwarna hijau, lalu oleskan cairan itu pada rambut yang berketombe. Kamu juga bisa merebusnya, hingga air berwarna hijau, kemudian saring.

3. Kangkung Bisa Menetralkan Racun

Seperti yang telah diketahui, kangkung mengandung zat sedaktif atau zat penenang. Zat ini selain bisa menenangkan pikiran juga berfungsi menetralisir racun dalam tubuh kita. Oleh karena itu, tubuh akan lebih sehat dan rileks. Bahkan di Negara Filipina, tanaman kangkung ini banyak dijadikan sebagai bahan obat-obatan, misalnya untuk mengobati penyakit sembelit, wasir, dan obat diet herbal.

Asal Usul Tanaman Kangkung

Kangkung adalah tanaman yang banyak tumbuh di kawasan Asia, khususnya Indonesia. Sayuran jenis kangkung masuk dalam keluarga Convolvulaceae, yakni kangkung-kangkungan. Tanaman ini umumnya tumbuh subur di daerah yang lembab dan berlumpur, seperti tepi sungai, parit, dan rawa-rawa.

Kangkung punya jangka waktu panen yang cukup cepat, yaitu sekitar 2 bulan. Maka tak heran, kangkung mudah ditemukan di pasaran. Kangkung juga telah menjadi masakan tradisional Nusantara sebagai pelengkap makanan atau berbagai masakan lain, seperti tumisan, mie kangkung, cah kangkung, dan lainnya.

Di era zaman sekarang, jangan salah kaprah dalam mempercayai sesuatu begitu saja. Ingin tahu fakta dibalik mitos seputar kesehatan? Tenang, kalian tak perlu bingung mencari informasinya, karena lewat buku dengan judul Buka Fakta! 101 Mitos Kesehatan ini, pembaca tak akan keliru lagi, mana mitos kesehatan dan fakta kesehatan. Jadi, biar nggak keliru terkait mitos atau fakta kesehatan, maka langsung dapatkan bukunya, segera, ya.

Kandungan Gizi Kangkung

Kangkung yang banyak hidup di rawa-rawa ini, mudah ditemui di seluruh kawasan Asia, termasuk Indonesia. Seperti yang umum diketahui, sayur kangkung ini punya bentuk daun yang memanjang dan sedikit runcing pada bagian ujung, dengan lebar lebih dari 7 cm.

Kangkung merupakan tanaman yang mudah tumbuh, dan mudah dalam perawatan, sehingga tak heran sayuran satu ini mudah ditemukan di pasaran. Tak berbeda jauh dengan sayuran lainnya, kangkung juga mengandung sejumlah gizi dan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh maupun kecantikan.

Dalam per 100 gram kangkung segar, terdapat berbagai macam gizi, diantaranya adalah :

– Air : 91 gram
– Lemak : 0,7 gram
– Protein : 3,4 gram
– Serat : 2 gram
– Kalsium (Ca) : 67 mg (miligram)
– Karbohidrat : 3,9 gram
– Zat Besi (Fe) : 2,3 mg
– Kalium (K) : 250,1 mg
– Abu : 1 gram
– Zinc (Zn) : 0,4 mg
– Fosfor (P ) : 54 mg
– Beta-Karoten : 2.868 mcg (mikrogram)
– Sodium (Na) : 65 mg
– Total Karoten (RE) : 5.542 mcg
– Tembaga (Cu) : 0,13 mg
– Riboflavin (Vit. B2) : 0,36 mg
– Thiamin (Vit. B1) : 0,07 mg
– Vitamin C : 17 mg
– Niasin (Niacin) : 2 mg

Jika dihitung, dalam secangkir air kangkung, terkandung sekitar 51% kebutuhan akan vitamin C harian, dan 70% vitamin A harian. Namun, meskipun kangkung mengandung banyak gizi, sayuran ini sebenarnya rendah kalori. Sebelum dimasak, kangkung hanya mengandung kurang lebih 28 kalori. Tapi, untuk kandungan nutrisi lainnya tak perlu diragukan lagi, seperti protein, karbohidrat, vitamin, mineral, hingga serat memperkaya kandungan nutrisi sayur kangkung ini.

See also  Profil Wonyoung IVE, Sang It Girl di 4th Generation Idol!

Manfaat Kangkung Untuk Kesehatan

Tak hanya rasanya yang enak, kangkung juga memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh dan kecantikan loh. Apa saja manfaatnya? Berikut deretan manfaat kangkung untuk kesehatan:

1. Menekan Kolesterol Jahat

Manfaat kangkung yang pertama adalah dapat menekan kolesterol secara alami. Selain itu, jika Anda sedang menurunkan berat badan, mengonsumsi kangkung bisa menjadi solusi yang tepat. Menurut penelitian dalam Journal of Applied Sciences, menjelaskan bahwa makan kangkung secara rutin bisa membantu menurunkan trigliserida dan kadar kolesterol.

Khasiat ini diduga oleh peneliti berkat kandungan kangkung yang tinggi serat. Jadi, sayuran ini memiliki khasiat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

2. Memelihara Kesehatan Mata

Kangkung juga mengandung vitamin A yang cukup tinggi, vitamin A sangat baik untuk memelihara kesehatan mata. Sebab, vitamin A mampu melindungi lapisan dan kornea mata dari infeksi virus dan bakteri. Vitamin A juga bisa membantu meningkatkan produksi cairan mata sehingga mencegah mata kering.

3. Mengobati Penyakit Liver

Kangkung juga biasa digunakan untuk pengobatan Ayurveda, yaitu pengobatan penyakit liver atau penyakit kuning. Ekstrak kangkung ini dipercaya bisa memberikan perlindungan pada organ hati dari kerusakan hati akibat modulasi enzim detoksifikasi.

Hal ini disebabkan karena kangkung memiliki senyawa bersifat antioksidan yang mampu melawan radikal bebas.

4. Sebagai Anti-radang

Sayur kangkung memiliki manfaat sebagai obat anti radang yang mujarab. Kangkung diketahui mampu melawan peradangan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus. Peradangan yang terjadi biasanya ditandai gejala seperti pembengkakan dan rasa nyeri.

Bakteri-bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit bintitan, MRSA, hingga keracunan makanan.

5. Mencegah Anemia

Kangkung merupakan sayuran hijau yang tinggi akan zat besi. Sehingga, manfaat ini sangat berguna untuk ibu hamil. Sebab, kandungan zat besi pada kangkung bisa mencegah ibu hamil kekurangan darah atau anemia.

Maka tak heran, jika ibu hamil sering mendapat suplemen tambahan untuk memenuhi asupan zat besi hariannya. Zat besi sendiri merupakan mineral yang sangat penting yang dibutuhkan tubuh, yaitu untuk pembentukan hemoglobin atau sel darah merah.

6. Mengobati Penyakit Diabetes

Ada penelitian pada tahun 2013, hasil penelitian yang dilakukan pada tikus percobaan, berhasil menemukan bahwa rutin mengonsumsi kangkung berkhasiat mencegah penyakit diabetes pada ibu hamil. Penelitian mencatat, bahwa kangkung juga bekerja sebagai antioksidan.

Senyawa tersebut mampu melawan oksidasi penyebab terjadinya diabetes dalam sel-sel tubuh ibu hamil.

7. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Kandungan berbagai jenis mineral pada sayur kangkung, membuat sayuran ini dipercaya dapat mencegah dehidrasi. Hal ini karena kandungan seperti natrium dan kalium punya peran utama untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Kedua mineral ini berfungsi untuk menjaga kadar elektrolit dan keseimbangan cairan dalam tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Itulah mengapa, makan sayur kangkung bisa mencegah Anda kehilangan banyak cairan.

See also  Ucapan Selamat Ulang Tahun dalam Bahasa Inggris

8. Mencegah Sembelit dan Gangguan Pencernaan

Kangkung juga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, yaitu dengan membantu melancarkan sistem pencernaan dan berbagai gangguan pencernaan dengan alami. Hal ini karena kangkung mengandung serat yang tinggi.

Sifat serat yang terkandung adalah sebagai pencahar, dan sangat membantu seseorang yang mengalami sembelit atau gangguan pencernaan lainnya.

9. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Kangkung tinggi akan vitamin C, oleh karenanya ia mampu meningkatkan imunitas tubuh dan melawan kerusakan sel. Manfaat kangkung ini sayang untuk dilewatkan, sebab bisa mencegah penyakit yang disebabkan lemahnya sistem imun tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis lainnya.

Kandungan vitamin dan mineralnya bisa membantu melawan kerusakan sel yang disebabkan infeksi bakteri dan virus, atau akibat penyakit kronis seperti stroke dan penyakit jantung.

10. Anti Kanker

Kangkung mengandung senyawa antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas pada tubuh, sehingga membantu memperkuat lingkungan sel alami dengan mengubah kondisi ketika sel kanker akan berkembang. Kangkung ini juga diduga berkhasiat untuk pencegahan kanker kulit, kanker payudara, serta kanker kolorektal dan perut.

11. Memelihara Kesehatan Jantung

Kangkung mengandung nutrisi penting seperti vitamin C dan A serta konsentrasi senyawa beta-karoten yang tinggi. Nutrisi tersebut berfungsi sebagai antioksidan dan mengurangi radikal bebas, sehingga mencegah terjadinya kolesterol teroksidasi.

Tak hanya itu, kandungan folat pada kangkung juga membantu mengubah homosistein, yaitu bahan kimia berbahaya yang jika dalam kadar tinggi bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung. Kangkung juga mengandung magnesium yang merupakan mineral untuk menurunkan tekanan darah dan memelihara kesehatan jantung.

Jantung merupakan organ vital yang punya peranan sangat penting dalam tubuh, oleh karena itu harus menjaga kesehatan jantung. Untuk informasi lebih lengkap tentang cara menjaga kesehatan jantung, aikerja.com menyediakan buku Agar Jantung Sehat yang bisa Anda dapatkan.

Kesimpulan

Kangkung merupakan jenis sayur daun hijau yang sangat baik untuk dikonsumsi. Selain rasanya yang enak, kangkung juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan kecantikan.
Sayuran kangkung mudah ditemukan di pasaran, mudah dalam perawatan, dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dalam 100 gram kangkung segar, terdapat berbagai macam gizi dan nutrisi yang baik seperti serat, vitamin, mineral, dan protein.
Manfaat kangkung untuk kesehatan antara lain dapat menekan kolesterol jahat, memelihara kesehatan mata, mengobati penyakit liver, mencegah anemia, dan masih banyak lagi. Selain itu, kangkung juga memiliki manfaat untuk kecantikan seperti mengobati penyakit kulit, mencegah penuaan dini, dan mencegah kerontokan rambut.
Dalam mengolah kangkung, bisa ditumis atau direbus dengan berbagai bumbu. Kangkung juga bisa diolah menjadi salad hijau atau sebagai isian dimsum. Ada banyak resep masakan kangkung yang bisa dicoba untuk melengkapi menu hidangan Anda.
Jadi, jangan ragu lagi untuk mengonsumsi kangkung secara rutin demi kesehatan tubuh dan kecantikan Anda.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?