Genre yang Biasa Ada dalam Kategori Buku Fiksi
Tulisan Sub Heading 1: 8 Jenis Genre dalam Buku Fiksi
Genre buku menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan minat pembaca terhadap suatu karya sastra. Buku fiksi sendiri memiliki berbagai jenis genre yang bisa kita temui di toko buku. Hal ini bertujuan agar pembaca tidak bosan dan dapat memilih tema yang sesuai dengan minat dan preferensinya. Secara garis besar, buku fiksi terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu fiksi dan non-fiksi. Buku fiksi ditulis berdasarkan imajinasi dan pemikiran penulis, sedangkan buku non-fiksi berisi fakta dan kejadian yang benar.
Dalam kategori buku fiksi, terdapat berbagai jenis genre yang beragam dan menarik. Berikut adalah 8 jenis genre dalam buku fiksi yang bisa kamu temui:
Sub Heading 2: 1. Romantis
Genre pertama yang akan kita bahas adalah genre romantis. Genre ini adalah salah satu yang paling banyak diminati oleh pembaca. Novel romantis umumnya mengangkat kehidupan sehari-hari atau “slice of life” dengan sentuhan drama yang penuh cinta. Buku-buku romantis sering kali memiliki kata-kata yang sangat puitis dan romantis sehingga membuat pembaca ikut terbawa emosi dan tersenyum sendiri saat membacanya. Beberapa contoh novel romantis terbaru yang bisa kamu coba adalah “Love Your Life” dan “Last Tang Standing”.
“Love Your Life” adalah novel romantis yang mengisahkan tentang seorang wanita bernama Ava yang memutuskan untuk mengikuti retret menulis di Italia setelah putus cinta. Di sana, ia bertemu dengan Dutch alias Matt dan mereka pun menjalin hubungan. Namun, apakah hubungan mereka bisa bertahan ketika mereka harus kembali ke kehidupan nyata masing-masing? Buku ini dapat kamu baca dalam versi e-book atau dapat kamu beli di toko buku terdekat.
Sementara itu, novel “Last Tang Standing” menceritakan tentang sebuah keluarga Cina di Singapura yang sangat menghormati tradisi dan menekankan pentingnya menikah di usia 30 tahun. Andrea, seorang pengacara muda yang sukses, berjuang untuk mendapatkan promosi dan sekaligus mencari pasangan hidup potensialnya. Dalam perjalanan hidupnya, ia juga harus bersaing dengan Suresh, saingannya yang juga mengincar posisi yang sama. Bagaimanakah Andrea menentukan pilihan antara karir dan kebahagiaan pribadi?
Sub Heading 2: 2. Fanfiction
Sub genre kedua yang akan kita bahas adalah fanfiction. Fanfiction adalah cerita yang diambil dari imajinasi para penggemar terhadap karakter-karakter idola mereka. Biasanya, mereka menggunakan karakter-karakter artis seperti anggota boyband, band, aktor, dan lainnya dalam ceritanya. Cerita fanfiction ini sering kali mengambil latar dunia sehari-hari dengan konsep dan karakter utama yang sama dengan aslinya. Beberapa contoh novel fanfiction yang seru untuk kamu baca adalah “Alster Lake” dan “Turning Page”.
“Alster Lake” adalah novel fanfiction yang diangkat dari Alternate Universe (AU) di Twitter. AU adalah konsep di mana tokoh-tokoh idola diubah dalam konteks dunia yang berbeda. Cerita ini mengisahkan tentang Alea yang kehilangan buku favoritnya, “Alster Lake”, dan kemudian bertemu dengan penulis buku tersebut, Dean Bjorn. Keduanya memiliki ketertarikan yang sama terhadap negara Jerman dan akhirnya menjalin hubungan. Namun, hubungan mereka tidak berjalan mulus karena berbagai hambatan dan kesalahpahaman. Buku ini juga memiliki versi jurnal yang ditulis dari perspektif Dean, yang berjudul “Turning Page”.
Selain itu, ada juga fanfiction yang diangkat dari AU di Twitter dengan tokoh Dikta berdasarkan sosok Doyoung NCT. Dalam cerita ini, Dikta adalah seorang mahasiswa hukum yang serius dan cuek, tetapi perhatiannya selalu tertuju pada Nadhira yang malas. Dikta sering membantu tugas-tugas Nadhira dan menjadi penyelamatnya dalam kesulitan. Namun, dibalik sikap Dikta yang dingin, ternyata ada alasan yang membuatnya berperilaku demikian. Bagaimanakah cerita Dikta dan Nadhira akan berlanjut?
Sub Heading 2: 3. Science Fiction (Fiksi Ilmiah)
Genre selanjutnya adalah science fiction atau fiksi ilmiah. Genre ini menggabungkan elemen fiksi dengan ilmu pengetahuan. Cerita dalam genre ini biasanya mengambil latar dunia modern yang penuh dengan teknologi maju dan seringkali berlatar waktu di masa depan. Genre ini membutuhkan imajinasi dan kreativitas yang tinggi dari penulis, karena ceritanya didasarkan pada pengetahuan ilmiah yang belum ada di dunia nyata. Contoh novel sci-fi yang menarik untuk kamu baca adalah “Belantara” dan “Traveline Past”.
“Belantara” adalah buku kedua dari trilogi trisurya karya Liu Cixin, pemenang penghargaan fiksi sains terbaik Tiongkok. Buku ini mengisahkan tentang alien yang mengetahui lokasi Bumi dan rencananya untuk menginvasi planet tersebut empat abad ke depan. Manusia di Bumi harus segera membangun armada antariksa untuk melindungi planet mereka, namun perpecahan antar negara dan ideologi menjadi hambatan. Bagaimanakah upaya manusia untuk melawan alien dan mempersatukan Bumi?
Di sisi lain, “Traveline Past” adalah buku pertama dari trilogi Traveline yang mengisahkan petualangan sekelompok remaja ke puncak gunung Semeru. Mereka menemukan berbagai kejadian misterius dan bahkan bertemu dengan dewi penguasa gunung. Bagaimana mereka bisa bertahan dan membuat keputusan yang tepat dalam situasi yang penuh teka-teki? Buku ini menghadirkan cerita yang seru dan juga bisa memberikan informasi tentang gunung Semeru.
Sub Heading 2: 4. Fantasi
Genre selanjutnya adalah fantasi. Cerita dalam genre ini memiliki alur yang tak masuk akal dan tak ada di dunia nyata. Genre ini serupa dengan sci-fi, namun berbeda dalam hal konsep cerita yang lebih berfokus pada dunia lain yang sama sekali berbeda dari dunia kita. Buku dengan genre ini sering kali memiliki latar belakang kerajaan-kerajaan, alam semesta dengan konsep mitologi dunia, serta unsur magis dan supranatural. Meskipun imajinasi penulis dalam genre ini bebas, alur cerita tetap dijelaskan dengan rasional dan logis. Contoh novel fantasi yang menarik untuk kamu baca adalah “The Storm Runner” dan “Weathering With You”.
“The Storm Runner” adalah novel fantasi yang mengisahkan tentang petualangan seorang anak bernama Zane Obispo. Zane, yang membutuhkan tongkat untuk berjalan, menemukan bahwa dirinya memiliki kemampuan khusus dan menjalani petualangan yang melibatkan dewa-dewa dan makhluk magis. Buku ini memadukan cerita fantasi dengan unsur budaya dan mitologi Amerika Latin yang menarik.
Sementara itu, “Weathering With You” adalah novel adaptasi dari film terkenal dengan judul yang sama. Kisah ini mengisahkan tentang seorang gadis bernama Hina yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan cuaca. Ia bertemu dengan Hodaka, seorang remaja yang kabur ke Tokyo. Mereka berdua memiliki petualangan yang penuh dengan drama, percintaan, dan juga pertentangan dengan kekuatan alam. Novel ini ditulis oleh Makoto Shinkai, pembuat film populer “Your Name/Kimi No Nawa”, dan cocok untuk kamu yang suka cerita romantis dengan sentuhan fantasi.
Sub Heading 2: 5. Thriller / Suspense / Mystery
Genre selanjutnya adalah thriller, suspense, dan mystery. Ketiga genre ini memiliki tema yang sama, yaitu kriminalitas dan misteri. Dalam cerita kategori ini, biasanya terdapat kasus pembunuhan, penculikan, atau tindakan kriminal lainnya. Cerita ini sering melibatkan pengejaran atau pelarian, dan akan ada karakter yang muncul dengan plot twist yang menarik. Beberapa contoh novel thriller yang seru untuk kamu baca adalah “Second Sister”, “Black Showman dan Pembunuhan Di Kota Tak Bernama”, dan “Margo dan Rahasia Setengah Abad”.
“Second Sister” adalah novel thriller yang menceritakan tentang seorang wanita yang meminta bantuan seorang hacker untuk menyelidiki kasus kematian adiknya. Dalam penyelidikan amatir mereka, terkuaklah berbagai misteri yang menghubungkan kasus kematian adiknya dengan pelecehan seksual di transportasi umum. Masa lalu dan kebenaran kelam perlahan terungkap dan karakter utama harus mempertanyakan siapa sebenarnya yang bisa ia percaya. Buku ini dapat memberikanmu pengalaman membaca yang menghanyutkan dalam cerita kriminal yang penuh dengan misteri.
Sementara itu, “Black Showman dan Pembunuhan Di Kota Tak Bernama” adalah novel yang mengisahkan tentang seorang mantan guru SMP yang ditemukan tewas secara misterius di halaman rumahnya. Keluarga korban berusaha mencari tahu siapa pelaku pembunuhan tersebut dengan cara mereka sendiri. Dalam proses investigasi yang dilakukan oleh keluarga, terungkaplah berbagai rahasia yang menguak kisah gelap dan berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh peneliti yang harus menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19. Buku ini menghadirkan cerita yang menegangkan dengan twist yang tak terduga.
Sub Heading 2: 6. Historical
Genre selanjutnya adalah historical. Genre ini mengambil latar dunia nyata namun dengan waktu atau masa yang berbeda, yaitu masa lalu. Cerita dalam genre ini sering kali mengambil tokoh-tokoh sejarah penting yang digambarkan secara fiksi namun berdasarkan sejarah faktual. Ada juga sub-genre historical romance yang menggabungkan elemen sejarah dengan percintaan. Beberapa contoh novel historis yang menarik untuk kamu baca adalah “Tutur Dedes: Doa dan Kutukan” dan “Bridgerton: The Duke and I”.
“Tutur Dedes: Doa dan Kutukan” adalah novel historis yang mengisahkan tentang sosok Ken Dedes, istri dari Ken Arok yang merupakan tokoh penting dalam Sejarah Indonesia. Buku ini mengeksplorasi kehidupan Ken Dedes dari masa kelahirannya hingga akhir hayatnya. Melalui buku ini, penulis mencoba menggambarkan sosok Ken Dedes tidak hanya sebagai seorang perempuan cantik yang menjadi istri Ken Arok, tetapi juga sebagai sosok yang kuat, berpendidikan, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi.
Sementara itu, “Bridgerton: The Duke and I” adalah novel yang mengisahkan tentang percintaan di era kerajaan abad ke-18. Kisahnya berpusat pada Daphne Bridgerton dan Simon Basset, seorang duke yang membuat perjanjian palsu untuk melindungi mereka dari serbuan ibu-ibu bangsawan yang ingin menjodohkan mereka. Perjanjian ini memancing timbulnya perasaan cinta di antara mereka. Novel ini telah diadaptasi menjadi serial di Netflix dan sangat cocok untuk kamu yang suka cerita romantis dengan latar sejarah.
Sub Heading 2: 7. Horor
Genre selanjutnya adalah horor. Cerita dalam genre ini penuh dengan ketegangan dan momen menyeramkan yang bisa membuat pembaca merinding. Genre ini seringkali berkaitan dengan dunia gaib dan makhluk halus, di mana ancaman itu bisa berwujud atau teror kematian. Banyak cerita horor yang memiliki twist dan plot twist yang tak terduga. Beberapa contoh buku horor yang seru untuk kamu baca adalah “Lewat Tengah Malam – Ganjil” dan “Haru Mahameru”.
“Lewat Tengah Malam – Ganjil” adalah kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh Sweta Kartika. Cerita-cerita dalam buku ini mampu menciptakan suasana yang mencekam dan menyeramkan. Beberapa cerita bahkan diinspirasi dari kisah nyata yang mengejutkan. Buku ini dilengkapi dengan ilustrasi yang menambah suasana mencekam dari ceritanya.
Sementara itu, “Haru Mahameru” adalah novel horor yang mengisahkan petualangan tiga sahabat yang mendaki gunung Semeru. Mereka menemui berbagai kejadian tak terduga dan bertemu dengan dewi penguasa gunung. Cerita ini memiliki atmosfer yang mencekam dan bisa membuat bulu kuduk merinding. Buku ini cocok untuk kamu yang suka cerita horor dengan latar alam yang menantang.
Sub Heading 2: 8. Realistic Fiction
Genre terakhir adalah realistic fiction. Genre ini mengangkat cerita yang berlatar sehari-hari dan realistis, mirip dengan cerita slice of life. Cerita dalam genre ini biasanya berkisah tentang kehidupan sehari-hari seperti berkeluarga, percintaan, hidup bermasyarakat, atau tentang alam. Namun, ceritanya tetap harus sesuai dan bisa terjadi di dunia nyata. Beberapa contoh novel realistic fiction yang menarik untuk kamu baca adalah “Home Sweet Loan” dan “Genta dan Nandea”.
“Home Sweet Loan” adalah novel yang mengisahkan perjuangan empat sahabat dalam mencari rumah idaman mereka. Meskipun memiliki latar belakang kehidupan yang berbeda, mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu memiliki rumah idaman. Buku ini menggambarkan kehidupan kaum kelas menengah dengan segala problematikanya. Novel ini dapat memberikan gambaran tentang kehidupan di masyarakat yang realistis dan memberikan inspirasi bagi pembacanya.
Di sisi lain, “Genta dan Nandea” adalah novel romantis yang mengisahkan tentang seorang penulis bernama Nandea yang bertemu dengan Genta, seorang editor galak yang selalu menolak naskah buatannya. Namun, Nandea justru merasakan perasaan yang berbeda setiap kali mereka bertemu. Buku ini menggambarkan perjuangan Nandea dalam mengejar mimpinya sebagai penulis dan dalam mempertahankan cintanya terhadap Genta yang awalnya tidak berbalas.
Itulah delapan jenis genre dalam buku fiksi yang menarik dan seru untuk kamu baca. Setiap jenis genre memiliki ciri khas dan daya tariknya sendiri. Kamu bisa memilih genre yang paling sesuai dengan minat dan preferensimu. Semoga tulisan ini dapat memberikanmu gambaran yang lebih jelas tentang masing-masing genre dan membantu kamu dalam mencari bacaan yang menarik. Selamat membaca!
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.