10 Fakta Unik Ikan Araipama, Ikan Predator dari Sungai Amazon
Fakta Araipama – Baru-baru ini, dunia maya dihebohkan dengan penemuan ikan arapaima di Garut, Jawa Barat. Ikan ini merupakan spesies predator yang biasanya hidup di perairan Sungai Amazon di Amerika Selatan. Penemuan dua ekor ikan arapaima ini menjadi viral setelah video penemuan tersebut diunggah di akun Instagram @infojawabarat. Menurut informasi yang diberikan, kedua ikan tersebut sudah mati.
Apa yang membuat ikan arapaima ini begitu menarik perhatian? Mengapa penemuan ini menjadi viral di media sosial? Mari kita telusuri lebih lanjut tentang fakta-fakta unik seputar arapaima ini.
1. Ikan Raksasa
Ikan arapaima, atau juga dikenal dengan nama pirarucu atau paiche (Arapaima gigas), merupakan salah satu jenis ikan air tawar terbesar di dunia. Ikan ini berasal dari perairan daerah tropis Amerika Selatan, terutama di Sungai Amazon yang meliputi Bolivia, Brasil, Kolombia, Guyana, dan Peru. Namun, ikan ini juga telah tersebar ke beberapa negara Asia Timur baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
Salah satu ciri khas dari ikan arapaima ini adalah kemampuannya untuk menghirup udara dari permukaan air. Hal ini memungkinkan ikan ini dapat hidup di tempat-tempat dengan tingkat air yang rendah. Arapaima merupakan salah satu jenis ikan air tawar terbesar dengan panjang mencapai 3 meter dan berat mencapai 200 kilogram. Meskipun ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa panjang maksimal ikan ini bisa mencapai 4,7 meter dengan berat mencapai 220 kilogram.
2. Ciri Fisik
Arapaima memiliki tubuh yang lebar dan ramping seperti torpedo dengan kepala yang meruncing. Sisiknya berwarna keabu-abuan, dengan bintik kemerahan hingga hijau kehitaman. Di punggungnya, terdapat sirip yang membentang hingga dekat ekor. Ikan ini memiliki gigi yang tajam meskipun tidak memiliki racun. Meskipun tergolong sebagai predator, arapaima memiliki sifat yang tenang dan tidak agresif terhadap manusia.
Salah satu ciri unik dari arapaima adalah bentuk moncong mulutnya yang terlihat terbalik. Selain ukuran tubuhnya yang besar, beberapa orang juga menganggap ikan ini lucu dan unik untuk dipelihara.
3. Pernapasan
Ikan arapaima memiliki kantung oksigen yang memungkinkannya untuk menghirup udara dari permukaan air. Hal ini membuat ikan ini hanya dapat bertahan di bawah air selama 10-20 menit saja. Arapaima cenderung hidup dekat permukaan air sebelum muncul untuk bernapas. Mereka menggunakan sebuah kantung renang yang termodifikasi untuk menghirup udara. Saat ikan ini bernapas, terdengar suara gelembung udara yang keluar dari mulutnya, mirip seperti suara batuk.
4. Lidah Bertulang
Salah satu fakta menarik tentang arapaima adalah mereka memiliki lidah bertulang yang digunakan untuk melumatkan mangsanya dalam mulut. Cara memangsa arapaima cukup unik. Mereka memosisikan diri di bawah mangsanya, kemudian menelannya di dekat permukaan air. Mangsanya akan dihisap ke dalam mulutnya dan dilumatkan oleh lidah yang ramping dan deretan gigi yang keras.
5. Cara Memangsa
Arapaima adalah spesies predator yang memangsa ikan, tetapi juga memakan buah-buahan, biji-bijian, dan serangga. Salah satu cara memangsa yang unik dari arapaima adalah dengan membuka mulutnya yang lebar untuk menarik makanan yang berada di sekitarnya (big gulp atau gulper). Ketika mulutnya terbuka, akan tercipta sebuah ruang hampa yang akan menarik air dan makanan dalam jumlah besar. Gigi arapaima yang tajam dan kuat digunakan untuk mencabik-cabik mangsanya. Kebiasaan makan yang banyak membuat arapaima menjadi salah satu hewan dengan tingkat pertumbuhan tercepat di dunia.
6. Cara Berkembang Biak
Proses reproduksi dan perkembangbiakan arapaima gigas sangat bergantung pada banjir musiman yang terjadi di sepanjang Sungai Amazon. Ketika sungai meluap, semua jenis ikan termasuk arapaima akan menyebar ke dataran banjir yang banyak mengandung tumbuhan yang membusuk. Di tempat ini, ikan-ikan ini akan siap bertelur. Saat tinggi air sungai turun, ikan-ikan arapaima membangun sarang di dasar berpasir. Di sinilah betina akan bertelur. Jantan yang dewasa akan berperan sebagai pengasuh dengan mengerami ribuan telur yang diletakkan di mulutnya. Ketika telur-telur tersebut menetas, jantan akan memindahkan anak-anaknya ke lingkungan yang lebih aman dan cocok untuk pertumbuhan mereka.
7. Dilarang di Indonesia
Meskipun ikan arapaima sangat menarik dan unik, namun pemerintah Indonesia melarang pengimporan dan pemeliharaan ikan ini di Indonesia. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014 tentang Larangan Pemasukan Jenis Ikan Berbahaya dari Luar Negeri ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia. Larangan ini diberlakukan karena ikan arapaima dapat membahayakan keseimbangan ekosistem perairan Indonesia. Oleh karena itu, pemilik atau pemelihara ikan arapaima di Indonesia dapat dikenai sanksi pidana.
8. Dilindungi di Amerika Selatan
Di Amerika Selatan atau negara asalnya, arapaima adalah salah satu ikan yang dilindungi. Hal ini karena populasi arapaima yang terus menurun dan terancam punah. Sejak penemuannya pada abad ke-18, ikan ini banyak diburu oleh manusia. Karena alasan ini, pemerintah negara-negara di Amerika Selatan menetapkan perlindungan bagi arapaima ini.
9. Tidak Berbahaya Bagi Manusia
Meskipun arapaima merupakan predator yang berbahaya bagi hewan lain, namun ikan ini tidak berbahaya bagi manusia. Tidak ada laporan penyerangan manusia oleh arapaima. Kehadiran ikan ini di perairan Jawa Barat tidak membahayakan manusia maupun lingkungannya.
10. Mampu Bertahan Dari Serangan Piranha
Arapaima hidup di ekosistem perairan yang sama dengan piranha, yang juga merupakan predator berbahaya. Namun, arapaima memiliki tubuh yang kuat dan sisik yang tebal yang mampu melindunginya dari serangan piranha. Sisik arapaima yang keras dan bergelombang membuat gigi piranha sulit menembus tubuh ikan ini.
Penemuan ikan arapaima di Garut, Jawa Barat merupakan pengingat bagi kita akan pentingnya menjaga kelestarian dan keberlanjutan alam serta ekosistem perairan. Larangan pengimporan dan pemeliharaan ikan arapaima di Indonesia merupakan salah satu upaya untuk melindungi keanekaragaman hayati Indonesia. Kita sebagai masyarakat juga harus senantiasa mengedukasi diri dan orang lain tentang pentingnya menjaga dan melestarikan alam untuk generasi mendatang.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.