Ciri-ciri Orang Berbohong dan Cara Ampuh Menghadapinya



Ciri-ciri Orang Berbohong – Siapa sih orang didunia ini yang senang dibohongi? Dijanjiin A, tapi tidak pernah ditepati. Tidak ada orang di dunia ini yang senang jika menemukan bahwa sahabat, keluarga, teman, atau pasangannya berbohong. Semakin dekat hubungan kita dengan orang tersebut, semakin menyakitkan juga rasanya. Bukan hanya sakit hati, kecewa, atau marah, bahkan tidak jarang sebuah kebohongan dapat membuat kita kapok dan kehilangan rasa percaya kepada orang tersebut.

Well, kita semua tahu bahwa berbohong adalah tindakan yang buruk. Namun lucunya, tidak ada orang yang tidak pernah berbohong. Kamu pasti pernah bohong, mulai dari bohong yang kecil, sampai kebohongan yang cukup besar. Sama seperti kamu, orang pun pernah berbohong padamu. Sayangnya, kita tidak selalu menyadarinya. Padahal sebenarnya jika diperhatikan baik-baik, orang yang berbohong kadang menunjukkan ciri-ciri tertentu.

Salah satu ciri dasar seseorang sedang berbohong adalah mereka tidak sanggup untuk menatap lawan bicaranya. Sebagai gantinya, orang yang berbohong akan melirik kesana-kemari. Hal ini mereka lakukan karena dua alasan. Alasan pertama, mereka takut kebohongannya terungkap. Alasan kedua, mata mereka sibuk mencari perlindungan atau topik pengalihan, jika tiba-tiba kebohongannya terbongkar. Namun kadang ciri satu ini tidak selalu benar. Pasalnya, semakin jago seorang pembohong, semakin hilang juga rasa takutnya.

Orang yang jarang berbohong selalu takut kebohongannya terungkap. Akibatnya mereka tidak berani menatap lawan bicaranya. Namun mereka yang ahli dalam urusan ini justru sebaliknya. Mereka bukan hanya berani menatap lawan bicaranya, tetapi juga menatap mata kita terlalu serius atau tajam saat sedang menyampaikan kebohongan tersebut. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan orang lain yang dia bohongi.

See also  Kenali Jenis-Jenis Aplikasi Wajib di Laptop Beserta Contohnya

Selain tidak bisa menatap langsung orang yang menjadi lawan bicaranya, para pembohong juga kadang terlihat gugup saat bicara. Rasa gugup ini tidak jarang sampai membuat kalimat yang keluar jadi terbata-bata. Ini karena saat seseorang merasa gugup, otot di sekitar pita suara kita akan mengencang, dan membuat kita kesulitan bicara. Jadi, lain kali kalau teman atau pasangan kamu terlihat gugup saat bicara, kamu patut untuk waspada nih!

Ciri selanjutnya yang patut diwaspadai adalah, penjelasan yang dia berikan tidak jelas dan terkesan berputar-putar. Semakin dekat kamu dengan kebenarannya, semakin rumit juga penjelasan yang dia berikan. Bahkan untuk pertanyaan sederhana pun, mereka akan memberikan jawaban yang panjang.

Anehnya, bukannya mengerti, penjelasan yang dia berikan justru semakin membuat kamu bingung. Orang yang berbohong sering memberikan jawaban yang rumit karena mereka tidak bisa memberikan penjelasan yang masuk akal. Mereka berusaha membuat kamu bingung, dengan harapan, kamu akan menyerah dengan topik tersebut.

Saat kita mempertanyakan kebenaran tentang suatu hal, orang yang berbohong kadang terlihat tidak mengerti. Mereka akan memasang wajah polos sebaik mungkin, bahkan bertanya balik kepadamu. Well, orang yang berbohong bukannya tidak mengerti dengan pertanyaan yang kamu ajukan.

Sebaliknya, mereka sangat mengerti. Namun mereka takut menjawabnya, takut jika kamu mengetahui kebohongan yang dia sembunyikan, dan lebih takut akan reaksimu saat mengetahui kebenarannya. Jadi untuk menghindari semua itu, jawaban paling aman adalah dengan berpura-pura bodoh dan tidak mengerti. Mereka berharap dengan jawaban itu, kamu akan tertipu lagi, dan akhirnya berhenti bertanya maupun curiga.

Orang yang jujur biasanya bersikap santai saat memberikan jawaban tertentu. Mereka tidak takut, karena memang mereka tidak pernah menyembunyikan apapun darimu. Namun beda ceritanya jika yang kamu tanya sedang berbohong. Orang yang sedang berbohong cenderung memberikan reaksi yang berlebihan.

See also  Pengertian HAM: Ciri-Ciri, Macam-Macam, dan Contohnya

Semakin kamu mendesaknya, reaksi yang dia keluarkan semakin berlebihan. Parahnya lagi, tidak jarang dia marah dan bicara dengan nada tinggi. Reaksi mereka menunjukkan bahwa mereka merasa tertekan dengan pertanyaan yang kamu berikan kepadanya. Selain itu, marah juga menjadi salah satu perisai utama para pembohong untuk menutupi perbuatan yang dia lakukan.

Bisa dibilang, ini adalah ciri yang paling mudah diketahui. Saat seseorang berbohong, mereka akan merasa gugup. Untuk menutupi rasa gugup itu, dia berusaha melakukan berbagai gerakan pengalihan. Salah satunya adalah dengan sering menggaruk hidung, atau mengelus bagian belakang lehernya. Tentu saja hal ini tidak membantu banyak, dan justru membuat kebohongannya semakin kelihatan.

Tahukah kamu, bahwa berbohong juga sangat berefek pada tubuh? Orang yang berbohong, tekanan darahnya akan turun. Penurunan tekanan darah ini sendiri disebabkan oleh rasa cemas, dan stress yang mereka rasakan. Semakin stress dan cemas mereka, maka wajahnya akan semakin pucat. Apalagi kalau sampai kamu berhasil mengetahui kebohongan yang mereka lakukan.

Ciri-ciri orang berbohong selanjutnya adalah, tubuhnya berkeringat. Sama seperti tanda sebelumnya, keringat yang banyak ini juga disebabkan karena tekanan, rasa gugup, dan stress yang dirasakannya.

Orang yang berbohong, terutama jika kebohongan yang dia lakukan sangat besar, akan berkeringat, bahkan jika cuaca hari itu tidak panas sekali pun. Biasanya keringat akan muncul paling jelas di area kening dan telapak tangan.

Salah satu ciri-ciri orang berbohong yang jarang diketahui adalah, mereka sering menyembunyikan tangan mereka dari penglihatan. Biasanya tangan disimpan di atas meja, atau dimasukkan ke dalam saku. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, orang yang berbohong sering merasa gugup saat bicara.

See also  Ciri-Ciri dan Karakteristik Ikan Lele Juga Manfaatnya 

Tidak jarang saking gugupnya sampai membuat tangan mereka berkeringat dan gemetar. Dengan menyembunyikan tangannya, kamu tidak akan melihat tanda-tanda kebohongannya, dengan begitu dia akan merasa lebih aman saat menyampaikan kebohongannya.

Orang yang berbohong dihantui oleh perasaan-perasaan yang tidak menyenangkan setiap waktu. Mulai dari perasaan bersalah, ketakutan, hingga rasa cemas di dalam hatinya. Terlebih ketika dia sedang berhadapan dengan orang yang dibohonginya, kecemasan yang dia rasakan akan semakin tinggi dan itu membuatnya terlihat gelisah. Mereka akan terlihat tidak nyaman sepanjang waktu dan terkesan ingin cepat-cepat menyudahi pertemuannya denganmu.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?