19 Ciri-Ciri Ada Janin Dalam Perut yang Perlu Kamu Ketahui
Ciri-Ciri ada Janin dalam Perut
Tanda-tanda kehamilan bisa jadi mirip dengan gejala sebelum menstruasi lho, seperti diantaranya kram pada area perut dan rasa tidak nyaman pada area payudara. Tak jarang, hal ini kemudian membuat banyak wanita tak sadar bahwa mereka telah memasuki periode awal kehamilan.
Kehamilan sendiri merupakan salah satu berita menggembirakan yang ditunggu-tunggu oleh banyak pasangan suami istri. Meski demikian, banyak kali tanda-tanda kehamilan kemudian tidak disadari oleh sebagian wanita, terutama pada wanita yang belum pernah hamil sebelumnya.
Inilah Tanda-Tanda Kehamilan yang kemudian penting untuk kamu Ketahui. Berikut di bawah ini adalah ciri-ciri ada janin dalam perut dan tanda-tanda yang biasanya terjadi di awal kehamilan.
Kram dan Timbul Bercak
Ciri-ciri ada janin dalam perut yang pertama adalah pada saat memulai usia kehamilan dari 1 – 4 minggu, kram serta timbul bercak darah bisa saja muncul. Nah, seringnya kondisi ini kemudian dianggap sebagai gejala seseorang sedang mengalami haid.
Namun seperti kita tahu, kontraksi rahim saat darah haid keluar kemudian akan membuat perut terasa kram. Ditambah, dengan adanya bercak darah yang kerap dianggap sebagai tetesan darah haid di hari-hari awal. Padahal, tanpa disadari hal ini merupakan ciri-ciri hamil muda.
Mengapa ada bercak darah yang sering keliru dianggap sebagai darah haid? Hal ini ternyata dikarenakan oleh sel telur yang dibuahi kemudian akan menciptakan blastocyst. Blastocyst adalah sel-sel yang berisi cairan yang kemudian akan berkembang menjadi organ tubuh bayi.
Jika kamu merasakan perut kram dan timbul bercak darah, apalagi telah telat mengalami haid, maka ada sebaiknya cek ke dokter. Hindari penggunaan obat-obatan tertentu, atau minum alkohol, serta merokok. Ketiganya umumnya dihubungkan dengan pendarahan hebat.
Terlambat Menstruasi
Setelah calon janin menempel pada area dinding rahim, tubuh kemudian akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG), yaitu hormon yang akan membantu tubuh menjaga kehamilan. Hormon ini juga berfungsi untuk menghentikan menstruasi setiap bulannya selama dalam masa kehamilan.
Kebanyakan wanita sendiri mulai tidak menstruasi 4 minggu setelah terjadinya pembuahan. Oleh karena itu, terlambat menstruasi 1 kali saja sudah bisa menjadi tanda-tanda kehamilan, kecuali pada wanita yang memang jadwal menstruasi yang tidak teratur.
Perubahan pada Payudara
Perubahan pada area payudara sendiri dapat terjadi di awal masa kehamilan. Biasanya, payudara akan membengkak, nyeri, serta terasa lebih berat. Area di sekitar puting juga umumnya kemudian berubah menjadi lebih gelap. Gejala yang satu ini sendiri hampir sama dengan yang dirasakan pada saat menstruasi, namun lebih sakit lagi.
Perubahan ini umumnya terjadi karena tubuh telah menyiapkan diri untuk menyusui sejak masa awal kehamilan. Pada saat ini, aliran darah ke payudara juga akan meningkat, jaringan lemak baru kemudian mulai terbentuk, dan saluran susu akan mulai mengembang.
Areola Menghitam
Bagi beberapa wanita, perubahan hormon saat kehamilan juga akan menyebabkan daerah puting susu atau areola menghitam menjadi lebih lebar. Hal ini umumnya terjadi karena respons tubuh dalam mempersiapkan produksi ASI ketika kamu menyusui setelah melahirkan si kecil nantinya. Jadi, jangan panik jika secara perlahan areola kemudian terlihat lebih hitam dari biasanya.
Kelelahan Sejak Awal Hamil
Kadar hormon progesteron di dalam tubuh kemudian akan meningkat. Hormon ini akan membuatmu menjadi mengantuk serta merasa kelelahan sebab walaupun aktivitas yang dilakukan sama seperti biasa.
Namun kelelahan ini juga dapat disebabkan oleh banyaknya energi tubuh yang digunakan untuk mempersiapkan kehamilan, misalnya Ketika memproduksi sel darah menjadi lebih banyak. Hal ini umumnya kemudian akan kamu rasakan 1 minggu setelah terjadinya pembuahan.
Mudah Lelah
Tanda-tanda hamil lainnya ialah rasa mudah lelah. Mudah merasa lelah saat hamil ini sendiri diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron di dalam tubuh. Hormon progesteron sebagai depresan alami bagi sistem saraf pusat yang menyebabkan kamu menjadi lebih sering mengantuk.
Dalam trimester pertama juga tubuh akan bekerja jauh lebih keras pada hormon serta memproduksi lebih banyak darah agar nutrisi janin dapat terpenuhi. Rasa khawatir serta cemas pun turut berperan dalam menyerap energi saat hamil. Itu mengapa kamu kemudian menjadi lebih sering merasa kelelahan di awal masa kehamilan.
Rambut Rontok
Menurut American Pregnancy Association, salah satu tanda kehamilan awal adalah pada rambut rontok. Umumnya, 40-50% seorang Wanita yang mengalami kehamilan akan mengalami hal ini. Penyebabnya adalah pada perubahan hormon serta perubahan gizi. Oleh karenanya saat ibu sedang hamil cenderung banyak yang memotong rambut.
Mimisan
Mimisan juga dapat menjadi ciri-ciri hamil yang kurang umum. Biasanya, ibu yang sedang hamil akan mengalami tekanan darah yang tinggi. Jika darah yang keluar kemudian cukup banyak, sebaiknya kamu segera berkonsultasi kepada dokter.
Sakit Kepala
Sakit kepala sebagai ciri-ciri hamil yang juga kerap dialami sebagian besar perempuan. Tanda kehamilan ini terjadi karena tubuh akan menampung sekitar 50% darah tambahan saat hamil. Umumnya, di awal kehamilan kamu juga akan mengalami anemia.
Sering Merasa Lapar
Ciri-ciri ada janin dalam perut yang terakhir adalah tubuh ibu hamil membutuhkan tambahan 200 kalori per hari di awal masa kehamilan. Karenanya tak heran jika salah satu masalah ibu hamil adalah lebih mudah merasa lapar. Lagi-lagi, meningkatnya nafsu makan kemudian dikaitkan dengan PMS atau premenstrual syndrome.
Tanda-tanda kehamilan dapat jadi berbeda bagi setiap wanita, ada yang merasakan semua tanda kehamilan di atas, namun ada juga yang hanya merasakan diantara 1 atau 2 tanda saja. Selain itu, tanda-tanda ini juga dapat tertukar dengan tanda sebelum menstruasi atau kondisi kesehatan lainnya.
Oleh karenanya jika kamu menyadari terdapat 1 atau 2 tanda-tanda di atas, sebaiknya kamu melakukan tes kehamilan dengan menggunakan test pack untuk kemudian memastikan apakah kamu sedang hamil atau tidak. Jika hasilnya positif, maka mulailah menjaga kesehatan serta kehamilan.
Tetap usahakan mengonsumsi makanan yang sehat dengan gizi yang seimbang, terutama makanan-makanan yang kaya akan protein serta zat besi, walaupun kamu merasa tidak nafsu makan. Jangan lupa untuk beristirahat cukup agar kamu kemudian terhindar dari kelelahan dan suasana hati tetap terjaga.
Selain itu, segera buat janji dengan dokter untuk kemudian memeriksakan kehamilan. Dengan begitu, kesehatan dan janin bisa terpantau sejak dini ya.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.