16 Cara Menghilangkan Karang Gigi dan Akibat-Nya Jika Dibiarkan!


Pengertian Karang Gigi

Karang gigi atau dental kalkulus adalah lapisan keras yang terbentuk ketika plak gigi mengeras. Plak sendiri merupakan campuran dari bakteri, sisa-sisa makanan, dan air liur yang menempel pada gigi. Ketika plak ini tidak dibersihkan dengan baik, maka akan mengeras menjadi karang gigi. Karang gigi umumnya terlihat berwarna putih kekuningan atau putih kecoklatan. Karang gigi dapat muncul di sela-sela gigi, serta di atas atau di bawah garis gusi. Karang gigi juga memiliki tekstur yang kasar dan berpori ketika diraba menggunakan lidah.

Karang gigi terbentuk sebagai akibat dari penumpukan bakteri dan sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik. Ketika sisa-sisa makanan yang mengandung bakteri menempel pada gigi, bakteri ini akan berkembang biak dan menghasilkan asam. Asam inilah yang kemudian merusak enamel gigi dan menyebabkan kerusakan gigi.

Pembentukan karang gigi juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pH air liur seseorang. Seseorang dengan pH air liur yang lebih asam cenderung memiliki pembentukan karang gigi yang lebih cepat. Selain itu, faktor genetik dan kebiasaan makan juga dapat mempengaruhi pembentukan karang gigi. Jika tidak diatasi dengan baik, karang gigi dapat menyebabkan berbagai masalah gigi dan mulut yang lebih serius.

Akibatnya Bila Karang Gigi Dibiarkan

Jika karang gigi tidak diatasi dengan baik, maka dapat menyebabkan berbagai masalah gigi dan mulut yang lebih serius. Beberapa akibat dari karang gigi yang dibiarkan adalah:

1. Peradangan pada Gusi

Karang gigi yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menyebabkan peradangan pada gusi atau yang dikenal dengan gingivitis. Gingivitis ditandai dengan gejala seperti gusi yang merah, bengkak, dan mudah berdarah saat sikat gigi atau menggosok gigi. Jika tidak ditangani dengan baik, gingivitis dapat berkembang menjadi penyakit periodontal yang lebih serius.

Penyakit periodontal terjadi ketika peradangan pada gusi sudah menyebar ke jaringan dan tulang di sekitarnya. Hal ini dapat menyebabkan gigi menjadi kendur, bahkan dapat terjadi kerusakan pada tulang dan jaringan di sekitar gigi. Jika penyakit periodontal tidak diobati dengan baik, maka gigi dapat terlepas dari soketnya dan menimbulkan kerusakan permanen pada gigi dan jaringan pendukungnya.

See also  Mengenal Lambang Zodiak dari Asal-Usul Hingga Jenis-Jenisnya!

2. Infeksi pada Mulut

Karang gigi yang tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan infeksi pada mulut. Bakteri yang terperangkap dalam karang gigi dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi di sekitar gigi dan gusi. Infeksi ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan bahkan abses pada gigi.

Infeksi pada mulut juga dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Bakteri dalam karang gigi dapat memproduksi zat-zat yang menyebabkan bau mulut. Selain itu, plak gigi yang tidak dihilangkan dengan baik juga dapat menyebabkan karies gigi atau gigi berlubang.

3. Penyakit Gusi yang Serius

Karang gigi yang tidak diatasi dengan baik dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit gusi yang serius, seperti periodontitis. Penyakit periodontitis terjadi ketika peradangan pada gusi sudah menyebar ke jaringan dan tulang di sekitarnya, menyebabkan kerusakan permanen pada gigi dan jaringan pendukungnya.

Penyakit periodontitis ditandai dengan gejala seperti gigi kendur, perdarahan gusi yang terus-menerus, dan retraksi gusi. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit periodontitis dapat menyebabkan kehilangan gigi dan kerusakan pada tulang rahang.

Cara Menghilangkan Karang Gigi yang Sudah Menebal

Jika karang gigi sudah menebal dan sulit dihilangkan dengan cara-cara yang biasa dilakukan di rumah, maka sebaiknya pergi ke dokter gigi. Dokter gigi akan menggunakan alat khusus untuk membersihkan karang gigi yang ada di sela-sela gigi atau di atas dan di bawah garis gusi. Proses pembersihan karang gigi ini disebut dengan scaling.

Namun, jika karang gigi masih dalam kondisi yang ringan atau untuk pencegahan, Anda dapat mencoba beberapa cara ini untuk menghilangkan karang gigi di rumah:

1. Membersihkan Gigi dengan Benar

Cara paling dasar untuk menghilangkan karang gigi adalah dengan membersihkan gigi secara teratur dan benar. Pastikan Anda menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur di malam hari. Selain itu, gunakan sikat gigi yang memiliki bulu sikat yang lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride.

See also  15+ Ide Cat Kamar Aesthetic dan Tips Memilih Cat Tembok Kamar

Jangan lupa untuk membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi setiap hari. Benang gigi dapat membersihkan sisa-sisa makanan yang sulit dijangkau oleh sikat gigi dan mencegah pembentukan plak dan karang gigi. Anda juga dapat menggunakan obat kumur yang mengandung fluoride setelah menyikat gigi untuk membersihkan bagian-bagian gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi dan benang gigi.

2. Menghindari Konsumsi Makanan dan Minuman yang Memicu Karang Gigi

Beberapa makanan dan minuman dapat meningkatkan risiko terbentuknya karang gigi. Makanan dan minuman yang tinggi gula, asam, dan pati cenderung meningkatkan produksi asam dalam mulut dan memperlambat aliran air liur. Hal ini dapat menyebabkan plak dan karang gigi lebih mudah terbentuk.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari atau batasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula, asam, dan pati. Contoh makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau dikonsumsi dengan bijak adalah permen, cokelat, soda, jus buah yang tinggi gula, kopi, dan teh yang mengandung gula.

3. Menggunakan Pasta Gigi dan Mouthwash yang Mengandung Antiseptik

Pilihlah pasta gigi dan obat kumur yang mengandung antiseptik, seperti klorheksidin atau triclosan. Antiseptik ini dapat membantu membunuh bakteri yang dapat menyebabkan plak dan karang gigi. Penggunaan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung antiseptik secara teratur dapat membantu mengurangi pembentukan plak dan karang gigi.

Namun, penggunaan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung antiseptik sebaiknya dengan rekomendasi dari dokter gigi. Beberapa orang mungkin memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sensitivitas terhadap bahan-bahan tertentu dalam antiseptik tersebut.

4. Mengonsumsi Makanan dan Minuman yang Menyehatkan Gigi dan Mulut

Konsumsi makanan dan minuman yang menyehatkan gigi dan mulut juga dapat membantu menghilangkan karang gigi. Makanan dan minuman yang mengandung kalsium, seperti susu, keju, dan yogurt, dapat membantu memperkuat enamel gigi.

Makanan dan minuman yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, stroberi, dan kiwi, dapat membantu menjaga kesehatan gusi. Sedangkan makanan dan minuman yang mengandung serat, seperti apel, wortel, dan brokoli, dapat membantu membersihkan gigi secara alami dan merangsang produksi air liur.

See also  Yuk, Kenali Macam Motif Batik di Indonesia dan Sejarahnya!

5. Rutin Periksakan Gigi ke Dokter Gigi

Selain melakukan perawatan gigi di rumah, Anda juga sebaiknya rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi. Dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan dan membersihkan karang gigi yang sulit dijangkau dengan cara-cara yang dapat dilakukan di rumah. Dokter gigi juga dapat memberikan saran dan tindakan yang lebih lanjut jika diperlukan.

Jangan tunggu sampai karang gigi menjadi parah atau menimbulkan masalah gigi dan mulut yang serius. Menghilangkan karang gigi sebaiknya dilakukan secara rutin dan konsisten untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Karang gigi adalah lapisan keras yang terbentuk ketika plak gigi mengeras. Karang gigi dapat muncul di sela-sela gigi, serta di atas atau di bawah garis gusi. Karang gigi dapat menyebabkan masalah gigi dan mulut yang serius jika tidak diatasi dengan baik. Beberapa akibat dari karang gigi yang dibiarkan adalah peradangan pada gusi, kerusakan organ dan penyumbatan pada pembuluh darah, serta bau mulut yang tidak sedap.

Untuk menghilangkan karang gigi, sebaiknya dilakukan pembersihan gigi yang rutin dan benar. Membersihkan gigi dengan sikat gigi, benang gigi, dan obat kumur yang tepat dapat membantu menghilangkan plak dan mencegah pembentukan karang gigi. Selain itu, menjaga pola makan yang sehat, rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi, dan menghindari kebiasaan yang dapat menyebabkan karang gigi juga dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Menghilangkan karang gigi sebaiknya dilakukan secara rutin dan konsisten untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam jangka panjang. Jika karang gigi sudah terlanjur menebal dan sulit dihilangkan dengan cara-cara di rumah, sebaiknya pergi ke dokter gigi untuk pembersihan karang gigi yang lebih intensif.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?