Cara Membuat Terong Ungu Bumbu Balado yang Nikmat
Resep Terong Ungu
Pixabay.com/Engin_Akyurt
Makanan yang diolah dengan bumbu balado memang tidak pernah salah. Dengan cita rasa yang pedas, asin, gurih, dan manis, serta penampilannya yang merah menggoda, selalu bisa membuat kita menelan ludah. Bumbu balado sendiri bisa diolah dengan berbagai macam bahan, termasuk terong ungu. Berikut ini diuraikan resep terong ungu balado yang sederhana dan nikmat.
Bahan
10 buah terong ungu berukuran sedang
10 buah cabai merah
1 buah tomat merah
5 siung bawang putih
5 buah bawang merah
½ sendok teh garam
½ sendok teh penyedap rasa
1 sendok teh gula pasir
5 sendok makan minyak goreng
Cara membuat terong balado
Siapkan bumbu balado dengan menghaluskan cabai merah, tomat, bawang putih, bawang merah, dan membumbuinya dengan garam, gula, dan penyedap rasa.
Potong terong ungu sesuai selera, bisa dalam bentuk bulat atau dibelah dua memanjang.
Rendam terong ungu di dalam air garam sebentar dan tiriskan.
Goreng terong dengan minyak sekitar satu sampai dua menit hingga matang, kemudian tiriskan.
Tumis bumbu balado yang telah dihaluskan dengan tiga sendok makan minyak goreng hingga harum, kemudian lakukan koreksi rasa dengan berbagai bumbu.
Campur terong ke dalam bumbu balado, dan aduk rata.
Terong ungu bumbu balado siap disajikan bersama nasi putih hangat.
Resep di atas merupakan salah satu kreasi hidangan yang menggunakan terong ungu sebagai bahan utamanya. Terong ungu sendiri memiliki rasa yang lezat dan dapat dikreasikan menjadi berbagai makanan yang nikmat. Selain enak, terong ungu juga memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Tanaman Terong dan Penyebarannya
Sumber: Pixabay.com/rycky21
Terung atau terong (Solanum melongena) merupakan tumbuhan penghasil buah yang dianggap menjadi sayur-sayuran. Sayuran yang satu ini berasal dari India dan Sri Lanka. Terong berkerabat dekat dengan kentang dan leunca, dan juga masih berkerabat dengan tomat.
Terong adalah tumbuhan yang sering ditanam berkala, yakni secara tahunan. Tanaman terong bisa tumbuh hingga ketinggian dari 40 hingga 150 cm. Daun tumbuhan ini berukuran besar, dengan lobus yang kasar, yakni ukurannya sekitar 10 hingga 20 cm panjangnya, dan lebarnya sekitar 5 hingga 10 cm.
Jenis terong setengah liar dapat tumbuh lebih besar hingga setinggi 225 cm, dengan daun berukuran lebih dari 30 cm lebarnya, dan 15 cm panjangnya. Batang tumbuhan terong biasanya memiliki duri.
Warna bunga pohon terong antara putih sampai ungu, dengan mahkota yang memiliki lima kelopak. Benang sari tumbuhan ini berwarna kuning, dan buah berisi tepung, dengan diameter yang kurang dari 3 cm untuk terong yang liar, dan ukuran yang lebih besar untuk jenis yang ditanam.
Cara menanam tanaman terong, yakni disemai. Kemudian, setelah tumbuh 4 daun sejati, selanjutnya ditanam dengan terlebih dahulu dijadikan bibit. Panen buah terong dapat dilakukan setiap 5 hari, mulai pada 70 hingga 80 hari setelah semai selanjutnya.
Buah terong mempunyai banyak biji yang berukuran kecil dan bertekstur lembut. Biji itu bisa dimakan, tetapi rasanya pahit karena mengandung nikotin, sejenis alkaloid yang banyak didapati dalam tembakau.
Terong adalah tanaman daerah tropis yang bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian mencapai 1.200 meter di atas permukaan air laut. Terong yang pada awalnya ditemukan di daerah Asia, kemudian disebarkan ke daerah Karibia, Amerika Selatan, Afrika Tengah, Afrika Barat, Afrika Timur, dan daerah tropis lainnya.
Setelah itu, terong juga disebarkan ke negara-negara sub tropis, seperti Spanyol dan negara lain yang berada di kawasan Eropa. Daerah penyebaran terong sendiri pada akhirnya sangat luas, sehingga terdapat berbagai sebutan untuk tanaman ini.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.