11 Bentuk Hidung dan Hubungannya dengan Kepribadian Pemiliknya



Bentuk-Bentuk Hidung dan Kepribadian Orang yang Memilikinya

Hidung selain sebagai alat pernapasan, juga sebagai salah satu icon kecantikan. Bentuk hidung juga mempengaruhi bentuk pada wajah. Banyak yang melakukan operasi untuk mendapatkan bentuk hidung yang maksimal sesuai dengan keinginan kita.

Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya bentuk hidung juga mempengaruhi kepribadian seseorang, lho! Simak penjelasannya lebih lanjut.

1. Hidung Mancung

Hidung mancung merupakan bentuk hidung yang banyak diidamkan oleh orang-orang pada umumnya. Bentuk hidung mancung ini memiliki batang hidung yang lurus naik dengan ujung hidung yang lancip. Biasanya bagi sebagian orang yang memiliki hidung mancung didapatkan dari keturunan.

Pemilik bentuk hidung mancung mencerminkan karakter orang yang memiliki jiwa pemimpin, insting yang tajam, ambisius dan keinginan untuk selalu menonjol. Bagi orang yang memiliki hidung mancung ini suka membuat diri mereka tampil berbeda, entah itu dari segi penampilan pakaian hingga cara berbicara.

Meskipun memiliki selera bisnis yang baik, ambisi yang berjalan, dan insting tajam membuat Anda dengan mudah mencari jalan menuju kesuksesan. Masalah terbesar yang sering muncul bagi hidung mancung adalah masalah dari kekuatan terbesar diri sendiri. Tetapi ketika sudah menentukan tujuannya, maka ia pantang menyerah dan selalu berusaha dengan keras.

2. Hidung Pesek

Apakah Anda pemilik bentuk hidung pesek? Jika iya, hidung pesek memiliki beberapa kelebihan, lho! Berikut kelebihan dari hidung pesek, seperti:

Minim membutuhkan tenaga untuk menghirup oksigen
Awet muda
Susah dimasuki kotoran
Ciri khas bagi wajah
Tidak ribet dalam menggunakan helm dan juga masker

Tidak hanya itu, karakter bagi pemilik bentuk hidung pesek, yaitu tidak sabaran, mudah merasa frustasi dan mudah galau. Orang dengan bentuk hidung pesek punya suasana hati yang mudah berubah.

Meski demikian, pemilik hidung pesek memiliki sifat yang suka menolong dan selalu bekerja keras. Mereka juga mudah dalam bergaul sehingga sangat disukai oleh teman-teman serta orang-orang di sekitarnya.

3. Hidung Besar

Anda, bentuk hidung besar yaitu memiliki volume lebih besar dari ukuran hidung biasanya. Bentuk hidung seperti ini tidak pesek tetapi tidak mancung juga. Konon katanya, jika pemilik hidung besar adalah lakI-laki maka sangat cocok untuk dijadikan suami. Berikut alasan mengapa harus menikahi laki-laki berhidung besar:

Memiliki otot yang kuat
Sosok yang bijaksana
Pandai dalam mencari uang
Tak rentan terserang penyakit
Bergairah

Bagi pemilik hidung besar ini memiliki karakter yang kaku, tegas dan berani. Mereka sangat suka berkontribusi dalam sebuah rapat atau organisasi tertentu. Pemilik hidung besar juga memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat tinggi. Mereka akan sangat bertanggung jawab dan bisa membawa perubahan dalam kelompok atau organisasi yang dipimpinnya.

4. Hidung Bengkok

Pemilik hidung bengkok atau dikenal dengan the crooked nose adalah bentuk hidung yang cukup unik karena bentuk hidung ini bengkok pada bagian atasnya. Tulang hidung bengkok ini terjadi ketika septum hidung yang berpindah ke satu sisi. Kondisi seperti ini dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut ini, yaitu:

See also  7 Novel Thriller yang Super Menegangkan!

Kelainan saat lahir
Keturunan
Cedera pada hidung
Kondisi kesehatan

Bagi pemilik hidung bengkok juga terdapat beberapa resiko, seperti:

Proses penuaan yang dapat mempengaruhi struktur hidung dan memperburuk tulang hidung yang bengkok seiring waktu
Penyumbatan salah satu atau kedua lubang hidung
Hidung tersumbat di satu sisi
Sering mimisan
Sering mengalami infeksi sinus
Napas berbunyi saat tidur jika terjadi pada bayi dan anak-anak

Untuk kepribadian yang dimiliki orang bentuk hidung bengkok, yaitu to the point, mereka tidak akan segan untuk mengungkapkan keinginan mereka. Pemilik hidung ini juga punya sifat pendengar dan pengamat yang sangat baik.

Mereka juga sangat pandai menilai situasi yang sedang berlangsung dan bertindak dengan penuh pertimbangan. Kepribadian inilah yang menjadi salah satu alasan mereka sangat cocok untuk dijadikan sebagai partner bisnis.

5. Hidung Lurus

Bentuk hidung lurus atau straight nose merupakan bentuk hidung yang paling banyak dimiliki oleh orang-orang di Eropa. Ciri khas bentuk hidung lurus adalah tegak lurus meruncing ke bawah. Tulang hidung dari straight nose juga sangat lurus dan rata dengan lubang hidung besar menyempit.

Karakter pemilik hidung lurus biasanya memiliki kepribadian yang bisa mengendalikan emosi. Meski demikian, mereka juga sangat pandai membaca emosi orang lain dan memiliki empati yang tinggi. Pemilik hidung lurus sangat tenang dan tidak mudah terprovokasi.

6. Hidung Kancing

Hidung kancing atau button nose adalah bentuk hidung pendek dan juga mungil. Dari samping, tampilan hidung ini agak melengkung dan bagian bawahnya berbentuk bulat menyerupai kancing.

Kepribadian bagi pemilik hidung kancing yaitu spontanitas, tekad yang kuat, dan sangat menghargai waktu sehingga mereka selalu mengerjakan segala sesuatu secara tepat waktu.

7. Hidung Concave

Hidung concave adalah tipe hidung perpaduan antara hidung mancung, hidung lurus, dan hidung kancing. Jadi bentuk hidung ini lurus mancung, tapi pada bagian ujungnya akan sedikit berubah bentuk menjadi agak sedikit menonjol dan melebar.

Bagi orang yang memiliki bentuk hidung concave memiliki kepribadian yang sangat ramah, mudah dalam bersosialisasi, sering tersenyum, dan pastinya punya jiwa empati yang tinggi sehingga mereka disukai banyak orang. Kebaikan yang dimiliki hidung concave sering membuat mereka ditipu dan dimanfaatkan oleh orang lain.

8. Hidung Hook

Bentuk hidung hook di negara Indonesia lebih dikenal dengan sebutan hidung burung betet. Hal ini karena bentuknya yang mirip dengan paruh burung betet. Bentuk hidung seperti ini akan bengkok ke bawah dari pangkal tulang hidung hingga ujung.

Bagi orang yang memiliki bentuk hidung hook dikenal memiliki kepribadian yang bijaksana, rela berkorban, diplomatis, dan punya sisi kreativitas yang cukup tinggi.

9. Hidung Arched

Bentuk hidung arched memiliki tampilan yang melengkung pada bagian tengah hidung. Tampilan hidung seperti ini tertekan ke bawah, tapi bagian ujungnya terlihat runcing. Bentuk hidung seperti ini mirip dengan busur panah. Kepribadian yang dimiliki bentuk hidung ini merupakan orang yang terorganisir.

Hidupnya tertata dengan baik, punya jiwa kepemimpinan yang kuat, dan suka mempedulikan orang lain. Hal yang dibenci oleh pemilik hidung arched adalah tidak setia. Jika mereka menemukan orang yang tidak setia, maka mereka akan menaruh dendam.

See also  Mengenal Berbagai Macam Genre Anime

10. Hidung Greek

Bentuk hidung greek dengan ciri hidung yang panjang dan lurus tapi sempit dan runcing. Kepribadian yang dimiliki tipe hidung ini memiliki kepribadian yang dikenal cukup bijaksana, simpel, dan memiliki loyalitas tinggi, baik itu terhadap teman, keluarga, hingga pekerjaan.

Pemilik bentuk hidung greek juga akan menjaga rahasia dengan baik. Mereka dengan tipe hidung ini memiliki kepribadian agak tertutup sehingga susah untuk mendapatkan kepercayaan.

11. Hidung Nubian

Bentuk hidung nubian mirip dengan bentuk hidung mancung, bedanya pada lubang hidung yang lebih lebar. Pada bagian bawah hidung akan sedikit membesar dengan lubang hidung yang agak lebar dan terlihat sedikit jatuh.

Bentuk hidung nubian adalah bentuk hidung atas lurus dan jatuh ke bawah. Karakter yang dimiliki bentuk hidung nubian, yaitu rendah hati, selalu ingin tahu, ekspresif, dan selalu optimis dalam melakukan sesuatu hal.

Organ-Organ Hidung Beserta Fungsinya

Selain bentuk-bentuk hidung, kita juga perlu memahami beberapa bagian hidung yang membuatnya mampu untuk berfungsi dengan baik. Berikut bagian-bagian hidung serta fungsinya.

1. Lubang Hidung

Lubang hidung merupakan bagian hidung yang mempunyai fungsi untuk melindungi hidung dari berbagai ancaman dari luar. Lubang hidung juga memiliki peran sebagai pengatur ukuran sesuatu yang bisa masuk ke dalam hidung. Bagian ini berkaitan langsung dengan rongga hidung. Diperoleh 2 buah lubang hidung pada manusia yang dipisahkan dengan septum (pemisah) hidung.

Septum yang terbuat dari tulang dan tulang rawan. Septum memiliki fungsi sebagai pemisah antara rongga hidung menjadi dua saluran yang dilewati oleh udara.

Dinding septum dilapisi dengan lendir dan memiliki pembuluh darah, sehingga berguna untuk melembabkan dan juga mengatur suhu udara yang masuk. Septum terbentuk dari tulang dan tulang rawan hidung.

2. Bulu Hidung

Bulu hidung yang terdiri dari rambut-rambut halus pada hidung. Bulu hidung memiliki fungsi sebagai penyaring udara yang masuk. Bulu hidung nantinya akan menahan kotoran sehingga tidak bisa masuk ke sistem pernapasan selanjutnya.

3. Rongga Hidung

Rongga hidung terdapat selaput lendir dan silia (rambut halus). Rongga hidung memiliki fungsi untuk melanjutkan udara yang masuk yang mengarah pada tenggorokan. Rongga hidung juga bisa sebagai penjaga kelembaban, suhu dan tekanan udara.

Rongga hidung ini letaknya di belakang cuping hidung. Rongga hidung terdiri dari tiga bagian, (a) bagian vestibulum, yaitu area luar pada lubang hidung, (b) bagian olfactory, berada di bagian atas dan dipenuhi silia (rambut-rambut kecil) dan saraf yang mengirim sinyal penciuman pada otak, dan (c) bagian pernapasan yang menyaring udara sebelum mencapai paru-paru.

Dalam melakukan fungsinya, bagian ini akan dibantu oleh tulang tengkorak yang akan membentuk dinding-dinding pada hidung. Terdapat 4 dinding yang saling berkaitan, yaitu dinding superior (atas), inferior (bawah), medial (tengah), dan lateral (samping).

4. Saraf Hidung/Saraf Olfaktori

Saraf hidung atau olfaktori ialah salah satu dari 12 saraf kranial yang berhubungan langsung dengan otak. Saraf olfaktori ini ialah saraf kranial 1 yang memiliki fungsi sebagai reseptor utama dalam indera penciuman.

See also  12 Cara Menjadi Arsitek Yang Profesional

Saraf ini akan menerima rangsangan berupa aroma yang terbawa bersama dengan udara yang dihirup lalu mengirimkan informasi berupa impuls. Fungsi dari saraf olfaktori akan berkaitan dengan rasa makanan atau minuman yang kita konsumsi.

5. Sinus Hidung

Sinus merupakan bagian berbentuk rongga yang berada di sekitar hidung. Manusia memiliki 4 pasang sinus hidung. Struktur inti disebut juga sinus paranasal. Semua sinus akan berakhir ke dalam rongga hidung. Sinus hidung memiliki fungsi untuk melembabkan dan menyaring udara.

4 sinus yang dimiliki manusia adalah Sinus maksilaris yang berada di tulang pipi, Sinus Frontalis yang berada di tengah dahi atau alis mata, Sinus ethmoidalis berada di antara mata dan hidung bagian atas, dan Sinus sphenoidalis yang letaknya di belakang rongga hidung. Ruang yang berisi udara ini dibatasi oleh membran mukosa yang mengalirkan lendir di dalam rongga hidung secara berkala.

6. Tulang Rawan Hidung

Tulang rawan pada hidung adalah bagian kuat namun elastis pembentuk bagian ujung hidung. Tulang rawan memiliki bentuk yang menyusun hidung dan juga menentukan bentuk hidung.

Tulang rawan yang membentuk bagian hidung dinamai tulang rawan hialin yang memiliki sifat semi transparan, kuat dan juga fleksibel. Walaupun memiliki sifat kuat dan elastis, tulang rawan juga bisa rusak jika terjadi benturan yang sangat keras.

7. Membran Mukosa

Membran mukosa adalah jaringan tipis yang melapisi bagian dalam rongga hidung. Fungsi utama membran mukosa adalah sebagai pembersih udara yang memasuki hidung. Lapisan mukosa mengandung silia yang menangkap bakteri dan allergen berbahaya agar tidak memasuki paru-paru. Partikel yang terjebak perlahan mundur hingga ke ujung rongga hidung dan dikeluarkan secara paksa melalui bersin atau batuk.

8. Silia

Silia merupakan bagian bulu hidung yang sangat halus, silia berfungsi untuk mengerjakan penyaringan udara yang masuk ke hidung.

9. Selaput Lendir

Selaput lendir pada hidung adalah bagian yang memiliki fungsi untuk menghasilkan mukus (ingus). Jadi pada hidung dapat terlindung dari berbagai jenis kotoran dan bakteri.

10. Saluran Hidung-Tenggorokan/Nasofaring

Bagian belakang hidung ini diperoleh saluran yang berkaitan dengan tenggorokkan. Pada Nasofaring ada tuba eustachius dan juga tonsil adenoid (faringeal). Nasofaring memiliki peran untuk mengatur tekanan udara oleh tuba eustachius, yaitu saluran penghubung telinga dengan tenggorokkan dan juga sebagai pelindung dari infeksi oleh tonsil adenoid.

Dari penjelasan di atas, dapatlah disimpulkan bahwa hidung memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Selain sebagai alat pernapasan, hidung juga berperan dalam indera penciuman dan pengecapan. Bentuk hidung juga mempengaruhi kepribadian seseorang. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan hidung dan memahami kaitannya dengan kepribadian kita. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply