Ragam Bentuk Alis dan Arti Kepribadian Berdasarkan Bentuknya
Bentuk Alis – Banyak orang bilang, alis mata adalah bingkai wajah. Jika dipikir-pikir, kalimat itu ada benarnya juga. Meski terlihat kecil dan tampak tidak berarti, alis mata sangat berpengaruh pada wajah kita.
Sepasang alis bisa membuat kita terlihat lebih menarik, dan mendukung berbagai ekspresi di wajah kita. Alis kita bahkan bisa membuat kita terlihat jutek, terlihat galak, atau bahkan terlihat ramah.
Melihat efeknya sangat besar, tidak heran rasanya kalau banyak orang, terutama perempuan sangat memperhatikan alis. Perempuan yang memiliki alis tebal biasanya hanya akan merapikan alisnya.
Namun mereka yang punya alis tipis, biasanya akan menggunakan make up untuk membuat alisnya tampak lebih tebal dan memiliki bentuk yang lebih baik. Entah menggunakan brown gel, atau pensil alis.
Bahkan tak sedikit orang yang memilih untuk melakukan tanam alis bahkan melakukan tato alis agar alis mereka terlihat lebih baik dan hasil yang lebih tahan lama. Namun alis nyatanya bukan hanya sekedar bingkai wajah.
Lebih dari itu, alis juga menyimpan beberapa fakta menarik yang jarang diketahui oleh banyak orang. Fakta apa aja? Berikut 5 fakta unik seputar alis yang jarang diketahui!
1. Alis mata hanya berumur 4 bulan
Dibandingkan dengan alis, kita lebih sering memperhatikan rambut. Salah satu alasannya karena rambut kadang bisa jadi sangat rapuh dan mudah sekali rontok. Padahal, sama seperti rambut, alis kita juga bisa rontok lho!
Namun alis kamu rontok bukan karena kurang sehat. Pada dasarnya, alis mata merupakan salah satu bagian tubuh yang berumur pendek. Yup, alis mata kita hanya bisa bertahan selama 4 bulan saja. Setelah 4 bulan, alis akan rontok dan itu adalah hal yang sangat normal terjadi.
Terus bagaimana jadinya kalau alis kita rontok semua? Apakah alis kita akan jadi gundul? Tenang, tenang! Alis mata kita meski mudah rontok, namun mereka juga mudah sekali untuk tumbuh kembali. Alhasil ketika sehelai alis mata rontok, maka akan ada satu helai lain yang menggantikannya.
2. Terdiri dari ratusan helai
Alis mata kita memang berumur pendek, namun seperti yang sudah dikatakan tadi, mereka bisa tumbuh dengan cepat. Makanya meski ada satu dua helai yang rontok, alis mata kita tetap bertahan dan tidak gundul.
Namun terlepas dari pertumbuhannya yang fantastis, pernahkah kamu bertanya-tanya, kira-kira ada berapa helai alis yang dimiliki oleh manusia? Well, sebenarnya jumlahnya tidak sama satu sama lain. Karena bagaimanapun setiap orang memiliki bentuk alis yang berbeda. Ada yang punya alis tipis, ada juga yang tebal. Semakin tebal alisnya, semakin banyak juga helai alis mata kita.
Namun rata-rata manusia, memiliki sekitar 250 alis. Biasanya jumlah ini untuk orang yang punya alis tipis. Sedangkan mereka yang punya alis tebal biasanya memiliki 1.000 helai rambut halus untuk setiap alis mata. Jadi jika dijumlahkan, seseorang memiliki sekitar 2.000 untuk sepasang alisnya. Banyak banget, kan? Kira-kira alis kamu punya berapa helai rambut halus ya?
3. Dapat menunjukkan perasaan kita
Seperti yang sudah dibilang berulang kali, alis mata itu adalah bingkai wajah agar penampilan kita terlihat lebih menarik. Namun fungsinya bukan cuma itu aja, lho! Alis mata kita juga membantu wajah kita untuk mengekspresikan perasaan yang kita rasakan saat itu.
Saat kita sedang marah misalnya, alis kita secara otomatis akan mengkerut dan membuat ekspresi marah kita jadi terlihat jelas. Hal yang sama juga akan terjadi ketika kita sedang berpikir keras. Contoh lainnya adalah saat kita kaget. Saat kaget, bukan hanya mata yang akan membesar, tetapi alis kita akan naik selama beberapa saat dengan sendirinya.
Terakhir, saat kita sedang kecewa, alis akan cenderung turun dan membuat wajah jadi terlihat sedih. Biasanya, alis juga akan cenderung mengikuti gerakan mata kita. Dia akan naik saat mata kita membesar, dan turun lagi setelah beberapa saat. Sampai sini, kamu paham kan betapa pentingnya keberadaan alis untuk wajah kita?
4. Menunjukkan kepribadian pemiliknya
Selain bisa menunjukkan perasaan pemiliknya, alis mata kita juga konon mempengaruhi kepribadian kita. Dibandingkan fakta sebelumnya, fakta satu ini mungkin terdengar konyol.
Namun sedikit banyak, alis juga mempengaruhi kepribadian pemiliknya. Orang dengan alis tebal misalnya cenderung bersifat tegas dan tidak mudah digoyahkan oleh siapapun. Kebalikannya, mereka yang punya alis tipis cenderung tidak percaya diri dalam banyak hal, termasuk dalam mengambil sebuah keputusan.
5. Membentuk alis sudah dilakukan sejak ratusan tahun yang lalu
Di masa kini, orang melakukan banyak hal untuk memperbaiki alis mereka. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan pensil alis. Sementara laki-laki cenderung menerima bentuk alis mereka, kebiasaan merapikan alis lebih banyak dilakukan oleh perempuan. Entah dengan pensil alis, tato alis, atau tanam alis.
Tapi kamu tahu tidak bahwa kebiasaan merapikan dan membentuk alis ternyata tidak hanya dilakukan orang-orang di masa kini, tetapi juga oleh mereka yang hidup puluhan hingga ratusan tahun yang lalu.
Bedanya, orang sekarang membentuk alis agar penampilannya terlihat lebih baik. Orang dulu, mengubah bentuk alisnya untuk mengikuti trend yang sedang berlaku saat itu. Orang-orang di era Renaisans contohnya, mencukur seluruh alis mereka hingga menjadi botak. Buat kita sekarang, cukur alis sampai botak adalah sebuah kesalahan besar.
Namun di masa itu, alis botak adalah tren yang sedang digandrungi oleh banyak orang. Makanya orang berlomba-lomba membuat alisnya hilang agar terlihat keren dan kekinian.
Alis mata memang jumlahnya tidak sebanyak rambut. Namun mereka tetap sama pentingnya dengan bagian tubuh yang lain. Terbukti dari beberapa fakta di atas, juga tentang bentuk alis yang ternyata bukan hanya mempengaruhi cara seseorang berekspresi tetapi juga kepribadiannya.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.