Sikap Asertif : Kelola untuk Keberhasilan Komunikasi
Pengertian Asertif
Asertif adalah suatu sikap keterampilan dalam berkomunikasi yang ditandai dengan kemampuan seseorang untuk berbicara dengan jujur, lugas, dan tegas, sambil tetap menghargai orang lain. Sikap ini penting untuk dipelajari karena dapat membantu seseorang mengekspresikan diri dengan lebih baik dan mempertahankan sudut pandangnya saat berbicara. Selain itu, asertif juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menghindarkan dari konflik yang dapat muncul akibat kesalahpahaman.
Kemampuan asertif memungkinkan seseorang untuk menyampaikan opini dan pendapatnya dengan jelas dan tegas, tanpa ragu-ragu atau plin plan. Mereka tidak takut untuk berkata tidak dan memiliki pendirian yang teguh. Namun, seringkali orang dengan sikap asertif ini disalahartikan sebagai orang yang agresif atau egois. Padahal, mereka berbeda dengan orang yang agresif. Orang asertif tahu kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan, sehingga mereka dapat dengan mudah menghargai pendapat orang lain.
Pengertian Asertif Menurut Para Ahli
Ada beberapa definisi asertif menurut para ahli, di antaranya adalah:
1. Alberti dan Emmons (2010)
Menurut Alberti dan Emmons, asertif adalah perilaku seseorang yang mempertahankan dirinya demi kebaikan tanpa adanya rasa cemas. Mereka bisa mempertahankan haknya, mengungkapkan diri dengan nyaman, dan menjalankan haknya tanpa melanggar hak orang lain.
2. Lange dan Jakubowski
Menurut Lange dan Jakubowski, asertif adalah kemampuan seseorang untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dipikirkan, dan dirasakan kepada orang lain tanpa melukai perasaan orang lain atau melanggar hak-hak mereka. Mereka menjadi jujur dengan diri sendiri dan menyampaikan segala yang dirasakan tanpa merugikan lawan bicaranya.
3. Stein dan Book
Menurut Stein dan Book, asertif adalah kemampuan seseorang dalam mengemukakan pendapatnya secara terbuka, jujur, dan jelas. Mereka dapat mempertahankan pendapatnya dengan tetap menghargai pendapat orang lain dan peka terhadap kebutuhan mereka.
Berdasarkan pengertian dari beberapa ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa sikap asertif adalah kemampuan seseorang untuk berbicara dengan terus terang, jujur, dan tegas, sambil tetap menghargai pendapat dan hak orang lain.
Ciri-Ciri Orang yang Mempunyai Sifat Asertif
Bagi sebagian orang, sikap asertif mungkin masih cukup asing. Namun, ada beberapa ciri-ciri yang dapat membedakan orang dengan sikap asertif, antara lain:
1. Mengatakan apa yang diinginkan secara jujur
Orang yang memiliki sikap asertif mampu mengatakan apa yang mereka inginkan secara jujur kepada orang lain. Mereka tidak takut untuk mengungkapkan keinginan mereka dengan tegas.
2. Bisa mengatakan ‘tidak’
Orang asertif memiliki kemampuan untuk mengatakan ‘tidak’ ketika mereka tidak setuju dengan sesuatu tanpa merasa bersalah. Mereka memiliki batasan-batasan yang jelas dan tidak ragu untuk menolak apa yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.
3. Menghargai pendapat orang lain
Meskipun orang asertif memiliki pendirian yang teguh, mereka juga menghargai pendapat orang lain. Mereka tidak menyalahkan atau mengintimidasi orang lain yang memiliki pendapat berbeda, tetapi mereka tetap mengungkapkan pendapat mereka dengan tegas.
4. Tidak menyela pembicaraan orang lain
Orang asertif tidak akan menyela atau menginterupsi pembicaraan orang lain meskipun mereka memiliki pendapat yang berbeda. Mereka mendengarkan secara aktif dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
Cara Belajar Bersikap Asertif
Tidak semua orang memiliki sikap asertif secara alami. Namun, sikap ini dapat dipelajari dan diperbaiki melalui latihan dan kesadaran diri. Berikut adalah beberapa cara untuk belajar bersikap asertif:
1. Hargai diri sendiri
Langkah pertama untuk menjadi asertif adalah menghargai diri sendiri. Pahami dan hargai diri sendiri terlebih dahulu, karena dengan menghargai diri sendiri, Anda akan menyadari bahwa Anda berhak diperlakukan dengan hormat. Dengan menghargai diri sendiri, Anda akan memiliki keberanian dan kepercayaan diri untuk mempertahankan hak-hak Anda.
2. Berlatih untuk mengatakan ‘tidak’
Banyak orang yang merasa tidak nyaman ketika harus mengatakan ‘tidak’. Namun, untuk menjadi asertif, Anda perlu belajar untuk mengatakan ‘tidak’ pada hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan atau yang merugikan Anda. Dengan memiliki keberanian untuk mengatakan ‘tidak’, Anda akan merasa lebih bebas dan tidak terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.
3. Gunakan bahasa tubuh yang baik
Selain komunikasi verbal, bahasa tubuh juga memiliki peran penting dalam sikap asertif. Gunakan tatapan mata yang hangat, posisi tubuh yang tegak namun tidak terlalu tegang, dan ekspresi wajah yang ramah. Hindari sikap tubuh yang terlihat menyerang atau tidak ramah.
4. Gunakan kata ‘saya’ ketika berbicara
Penggunaan kata ‘saya’ dapat membantu Anda bersikap asertif. Mulailah kalimat dengan kata ‘saya’ agar orang lain dapat memahami sudut pandang Anda. Hindari kalimat yang mengandung tuduhan atau menyalahkan orang lain.
5. Kendalikan emosi
Penting untuk dapat mengendalikan emosi saat berkomunikasi. Jangan biarkan emosi membawa Anda dalam situasi yang tidak diinginkan. Ketika merasa emosi mulai naik, tenangkan diri dan bicaralah dengan kepala yang dingin.
Tantangan Ketika Bersikap Asertif
Meskipun penting, bersikap asertif juga memiliki tantangan dan hambatan yang dapat menghalangi seseorang untuk melakukannya. Beberapa tantangan yang mungkin dihadapi saat ingin bersikap asertif adalah:
1. Takut dianggap jelek dan egois
Takut dianggap jelek atau egois oleh orang lain adalah salah satu tantangan terbesar dalam bersikap asertif. Seseorang mungkin terlalu memikirkan pandangan orang lain dan enggan untuk mengungkapkan pendapat atau keinginan mereka dengan jujur.
2. Tidak ingin memiliki masalah yang berlarut-larut
Beberapa orang cenderung menghindari konflik dan masalah yang berlarut-larut dengan menuruti apa yang diinginkan oleh orang lain. Mereka enggan untuk mengatakan tidak atau mengekspresikan keinginan mereka karena takut akan konsekuensi yang mungkin timbul.
3. Kesulitan mengendalikan pembicaraan
Bagi beberapa orang, mengendalikan pembicaraan dan tidak mendominasinya bisa menjadi tantangan ketika ingin bersikap asertif. Mereka mungkin terlalu antusias dalam berbicara dan mengabaikan pendapat orang lain.
4. Terlalu nyaman dengan sikap pasif agresif
Beberapa orang mungkin telah terbiasa dengan sikap pasif agresif yang tidak langsung mengungkapkan keinginan atau pendapat mereka. Mereka mungkin merasa aman dengan sikap ini dan enggan untuk berubah.
Manfaat Bersikap Asertif
Bersikap asertif memiliki banyak manfaat yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan hubungan dengan orang lain, antara lain:
1. Meningkatkan kepercayaan diri
Dengan bersikap asertif, Anda akan merasa lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan orang lain. Anda akan lebih yakin dengan pendapat dan keinginan Anda.
2. Membantu mengenali diri sendiri
Sikap asertif memungkinkan Anda untuk lebih mengenali diri sendiri, kebutuhan Anda, dan kapasitas yang Anda miliki. Anda akan dapat mengekspresikan diri dengan lebih baik dan mempertahankan pendapat Anda.
3. Meningkatkan hubungan dengan orang lain
Bersikap asertif membantu membangun hubungan yang sehat dan terbuka dengan orang lain. Komunikasi yang dilakukan dengan sikap asertif cenderung menghindari konflik dan memperlakukan orang lain dengan hormat.
4. Membantu mengambil keputusan
Sikap asertif membantu Anda menjadi lebih berani dalam mengambil keputusan. Anda tidak lagi terjebak dengan apa yang diinginkan oleh orang lain, tetapi dapat dengan tegas mengungkapkan keinginan dan pendapat Anda sendiri.
5. Meningkatkan kepuasan dalam bekerja
Dengan bersikap asertif, Anda akan merasa lebih puas dalam bekerja. Anda dapat mengungkapkan kebutuhan dan harapan Anda dengan jelas, sehingga dapat bekerja dengan lebih efektif dan memperoleh hasil yang memuaskan.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipahami mengenai sikap asertif. Dengan belajar bersikap asertif, Anda akan dapat berkomunikasi dengan lebih baik dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Jika Anda merasa sulit untuk bersikap asertif, cobalah menerapkan langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas. Dengan latihan dan kesadaran diri, Anda dapat mengembangkan sikap asertif yang lebih baik.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.