Alat Musik Marakas: Pengertian, Sejarah, dan Alat Musik Ritmis Lainnya
Apa Itu Alat Musik Marakas?
Marakas adalah salah satu alat musik yang cukup terkenal, terutama di kalangan anak-anak. Namun, mungkin masih banyak yang belum mengetahui dengan pasti apa sebenarnya alat musik marakas itu. Marakas merupakan alat musik yang bentuknya mirip dengan permen, dengan gagang panjang sebagai pegangan dan musik akan keluar pada bagian yang berbentuk bulat lonjong. Alat musik ini termasuk dalam kategori alat musik ritmis, yang berarti alat musik ini tidak dapat membunyikan nada-nada tertentu. Marakas digunakan sebagai pengiring irama sekaligus pengatur tempo lagu.
Sejarah Perkembangan Alat Musik Marakas
Marakas berasal dari wilayah Afrika. Pada zaman dahulu, alat musik ini dimainkan secara tunggal bukan bersama-sama dengan alat musik lainnya, terutama sebagai media penyembuhan dalam prosesi ritual. Penggunaan alat musik marakas sebagai bagian dari prosesi ritual tidak hanya dilakukan di daerah Afrika saja, tetapi juga di Amerika Selatan dan Karibia. Pada ritual Afro-Kuba, alat musik marakas ini menjadi bagian penting khususnya pada upacara penyembuhan atau biasa disebut sebagai Santeria.
Selama perkembangan zaman, alat musik marakas ini mulai menyebar ke berbagai negara dan digunakan oleh seluruh kalangan masyarakat. Material dari sebuah marakas pada umumnya terbuat dari labu kering atau kulit hewan kering yang kemudian dijahit. Namun, ada juga marakas yang dibuat dari bahan kayu, batok kelapa, jerami, plastik, hingga sejenis buah squash. Di dalam marakas tersebut diisi oleh biji-bijian supaya dapat beresonansi dengan kulit luarnya. Isian marakas ini bergantung pada pembuatnya, sehingga tidak ada jumlah pastinya. Pada setiap marakas pasti terdapat sebuah batang kayu berbentuk silinder sebagai pegangan ketika memainkan alat musik tersebut.
Bentuk dan Ukuran Marakas
Bentuk dan ukuran marakas bervariasi, tergantung pada penggunaannya di setiap negara. Misalnya di negara Venezuela, alat musik marakas umumnya berukuran kecil. Sementara di Amerika Selatan, alat musik marakasnya berukuran sedang. Ada juga marakas yang berbentuk layaknya apel besar, telur kecil, dan lonjong. Perbedaan bentuk dan ukuran marakas ini biasanya bergantung pada kegunaannya di setiap negara. Meskipun bentuk dan cara pembuatannya lebih sederhana dibandingkan dengan alat musik lainnya, marakas memiliki peran penting dalam mengiringi musik, yakni sebagai penyeimbang irama ketukan.
Cara Memainkan Alat Musik Marakas
Memainkan alat musik marakas ini cukup sederhana. Jika Anda ingin mencoba memainkannya, langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Pilih dua buah marakas, satu untuk digenggam tangan kanan dan satu lagi untuk digenggam tangan kiri. Namun, jumlah marakas bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
2. Genggam marakas pada bagian pegangannya dengan benar dan pastikan posisi marakas tegak lurus dengan bagian kepala yang berbentuk bulat lonjong berada di atas.
3. Goyangkan marakas dengan cepat, mulai dari arah bawah menuju arah atas. Jika ingin menambah kecepatan goyangan, pastikan kepala marakas tetap berada di atas dengan keadaan tegak lurus.
4. Kamu juga bisa melakukan improvisasi tempo atau mengombinasikannya dengan gerakan tarian sederhana.
Fungsi Alat Musik Marakas dalam Kelangsungan Hidup Manusia
Musik memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Musik dapat menghasilkan keindahan dan emosi serta berperan dalam menghasilkan iringan nada pada lagu. Alat musik marakas yang termasuk dalam alat musik ritmis ini juga memiliki fungsi penting dalam kelangsungan hidup manusia. Berikut merupakan beberapa fungsi musik bagi manusia:
1. Fungsi Penghayatan Estetis: Musik dapat memberikan pengalaman estetis yang indah melalui melodinya dan unsur-unsur musik lainnya.
2. Fungsi Pengungkapan Emosional: Musik dapat digunakan sebagai media untuk mengungkapkan perasaan dan emosi.
3. Fungsi Reaksi Jasmani: Musik dapat merangsang sel-sel saraf manusia sehingga tubuh akan bergerak mengikuti irama musik.
4. Fungsi Hiburan: Musik dapat menghibur dan memberikan kesenangan kepada pendengarnya.
5. Fungsi Norma Sosial: Musik juga dapat digunakan sebagai media pengajaran norma atau peraturan masyarakat melalui lirik lagu.
6. Fungsi Kesinambungan Budaya: Musik dapat berfungsi sebagai media untuk menyampaikan dan menjaga tradisi dan kebudayaan dari generasi ke generasi.
7. Fungsi Komunikasi: Musik dapat digunakan sebagai alat komunikasi dalam suatu kebudayaan dengan menyampaikan isyarat-isyarat khusus melalui lirik dan melodinya.
8. Fungsi Perlambangan: Musik dapat memberikan perlambangan mengenai perasaan atau situasi tertentu, misalnya musik bertempo lambat yang melambangkan kesedihan.
9. Fungsi Pengesahan Lembaga Sosial: Musik dapat menjadi unsur penting dalam kegiatan upacara atau kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
10. Fungsi Pengintegrasian Masyarakat: Musik dapat mengintegrasikan anggota masyarakat dalam suatu daerah dan menciptakan rasa kebersamaan.
Mengenal Alat Musik Ritmis Lainnya
Marakas bukanlah satu-satunya alat musik ritmis yang ada di dunia ini. Terdapat banyak alat musik ritmis lainnya yang juga berperan penting dalam mengiringi musik. Beberapa alat musik ritmis lainnya antara lain:
1. Drum: Alat musik ini digunakan sebagai pengiring lagu dengan menghasilkan ritme yang kuat dan berirama. Drum terdiri dari beberapa perangkat seperti bass drum, snare drum, tom-tom, dan cymbal.
2. Rebana: Alat musik ini merupakan alat musik tradisional yang biasanya digunakan dalam musik religi. Rebana terbuat dari kayu yang diberi kulit pada kedua sisinya dan dimainkan dengan dipukul menggunakan telapak tangan.
3. Tamborin: Alat musik tamborin terdiri dari lingkaran logam yang diberi rangkap logam tipis bulat. Alat musik ini memberikan suara yang nyaring ketika digoyangkan.
4. Kastanyet: Alat musik ritmis ini biasanya digunakan dalam tarian-tarian dari Spanyol. Kastanyet terdiri dari kepingan kayu yang dipukul dan dipegang di tangan kiri dan kanan.
5. Gendang: Alat musik tradisional ini populer di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Gendang terbuat dari kayu dengan permukaan yang dibuat dari kulit kerbau dan kambing. Gendang dimainkan dengan dipukul menggunakan tangan.
6. Triangle: Alat musik ini terbuat dari besi dan berbentuk segitiga. Triangle menghasilkan bunyi yang tinggi dan nyaring ketika dipukul menggunakan besi pemukul khusus.
Itulah beberapa contoh alat musik ritmis lainnya yang berperan penting dalam mengiringi musik. Setiap alat musik mempunyai karakteristik dan peran yang berbeda. Dengan mengenal lebih banyak tentang alat musik, kita dapat memperluas wawasan kita dalam dunia musik dan mengapresiasi berbagai jenis alat musik yang ada.
1. “Music for the Maracas” oleh Deborah Dunleavy: Buku ini memberikan petunjuk kepada pembaca tentang cara memainkan alat musik marakas. Buku ini juga membahas sejarah dan informasi lainnya tentang marakas.
2. “The History of Music” oleh Virginia Mathews: Buku ini memberikan gambaran umum tentang sejarah musik dari berbagai belahan dunia. Dalam buku ini juga terdapat penjelasan singkat tentang alat musik ritmis termasuk marakas.
3. “The World of Percussion” oleh Will Schmid: Buku ini menjelaskan tentang berbagai jenis alat musik perkusi, termasuk alat musik ritmis seperti marakas. Buku ini juga dilengkapi dengan gambar dan contoh penggunaan alat musik perkusi dalam berbagai jenis musik.
4. “The Rhythm Book: Interviews with Pop and Rock Drummers” oleh John Lamb: Buku ini berisi wawancara dengan para drumer terkenal di dunia musik pop dan rock. Meskipun tidak secara spesifik membahas marakas, buku ini memberikan wawasan yang menarik tentang peran perkusi dalam musik modern.
5. “The Percussionist’s Art: Same Bed, Different Dreams” oleh Steven Schick: Buku ini membahas tentang seni memainkan alat musik perkusi secara umum. Buku ini menjelaskan tentang teknik dan prinsip dasar yang digunakan oleh seorang pemain alat musik perkusi dalam berbagai genre musik.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.