Letter of Intent (LOI)

Pengertian Letter of Intent (LOI) Letter of Intent (LOI) adalah dokumen yang menunjukkan komitmen awal satu pihak untuk melakukan bisnis dengan pihak lain. Surat ini berisi detail mengenai persyaratan utama dari kesepakatan yang sedang dibahas. LOI umumnya digunakan dalam transaksi bisnis yang besar. Meski memiliki kesamaan dengan term sheets, LOI memiliki perbedaan utama dalam formatnya.

Continue Reading

Ce Pek

Asal-usul Istilah “Cepek” dalam Konteks Budaya Tionghoa di Indonesia Istilah “cepek” memiliki asal-usul dari bahasa Mandarin, khususnya dialek Hokkien, yang memiliki makna “seratus” dalam bahasa Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari sejarah perdagangan yang dilakukan oleh para pendatang Tionghoa ke Indonesia pada masa lampau. Seiring dengan banyaknya penduduk Tionghoa yang datang ke Indonesia, mereka hidup

Continue Reading

Rasio Kas

Rasio kas, juga dikenal sebagai cash ratio, adalah rasio yang memperlihatkan sejauh mana perusahaan memiliki kas dan setara kas untuk menutupi kewajiban-kewajiban lancar atau utang jangka pendek. Rasio ini sangat penting untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat. Perhitungan rasio kas relatif sederhana, yaitu dengan

Continue Reading

Pembayaran Tunai

Uang logam adalah bentuk mata uang yang terbuat dari bahan logam seperti emas, perak, tembaga, aluminium, perunggu, dan suasa. Mata uang ini diterbitkan oleh pemerintah dan memiliki nilai tukar yang sah sebagai alat pembayaran. Di Indonesia, Bank Indonesia memiliki wewenang untuk mengeluarkan uang logam dan mata uang lainnya. Uang logam memiliki sejarah yang panjang dalam

Continue Reading

Indeks Hang Seng

Indeks Hang Seng adalah gambaran harga saham dari 40 perusahaan terbesar yang sahamnya tercatat di Bursa Saham Hong Kong. Indeks Hang Seng ini dihitung oleh anak perusahaan bernama Hang Seng Bank dan telah dipublikasikan sejak tahun 1969. Keanggotaan dalam indeks ini mencerminkan sekitar 65% kapitalisasi pasar di Bursa Saham Hong Kong. Indeks Hang Seng diciptakan

Continue Reading

Tangible Aset (Aset Berwujud)

Apa itu Aset Berwujud? Aset berwujud adalah jenis aset yang memiliki nilai moneter terbatas dan berbentuk fisik. Aset ini dapat ditransaksikan dengan nilai tertentu, meskipun likuiditas pasar dapat bervariasi. Aset berwujud merupakan kebalikan dari aset tidak berwujud yang nilainya lebih didasarkan pada nilai teoritis daripada nilai tukar transaksional. Kekayaan bersih suatu bisnis dan operasi inti

Continue Reading

Mudharabah

Penanaman dana dari pemilik dana (shahibul maal) kepada pengelola dana (mudharib) untuk melakukan kegiatan usaha tertentu, dengan pembagian menggunakan metode bagi untung dan rugi (profit and loss sharing) atau metode bagi pendapatan (revenue sharing) antara kedua belah pihak berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya memiliki peran penting dalam kegiatan ekonomi. Otoritas Jasa Keuangan memainkan peranan

Continue Reading

Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pihak yang berutang kepada pihak yang berpiutang. Singkatnya, obligasi adalah surat utang yang dapat dibeli oleh investor dan investor akan mendapatkan keuntungan berupa bunga dari obligasi tersebut. Dalam obligasi, terdapat tanggal jatuh tempo pembayaran utang dan bunga. Bunga dalam obligasi disebut kupon, yang harus diberikan oleh penerbit obligasi

Continue Reading

Lifting Minyak

Lifting minyak adalah istilah yang digunakan dalam industri minyak dan gas untuk menggambarkan minyak yang telah diolah dan siap untuk digunakan setelah proses produksi. Lifting minyak secara umum berbeda dengan produksi minyak, meskipun keduanya terkait erat. Produksi minyak mengacu pada jumlah total minyak yang ditambang dan diekstraksi dari perut bumi. Namun, tidak semua minyak yang

Continue Reading

Elastisitas Penawaran

Pengertian Elastisitas Penawaran Elastisitas penawaran (elasticity of supply) adalah istilah yang digunakan dalam bidang ekonomi untuk menggambarkan sejauh mana jumlah barang yang ditawarkan berubah dalam respons terhadap perubahan harga barang. Elastisitas penawaran ini dinyatakan dalam bentuk koefisien elastisitas penawaran, yang merupakan perbandingan antara perubahan harga barang dengan perubahan jumlah barang yang ditawarkan. Elastisitas penawaran dipengaruhi

Continue Reading