Lock Up

Lock up adalah periode di mana pemegang saham tidak diizinkan untuk menjual saham mereka untuk jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian dengan perusahaan. Tujuan dari lock up adalah untuk menjaga stabilitas harga saham dan mencegah penjualan besar-besaran yang dapat menyebabkan penurunan nilai saham secara tiba-tiba. Perjanjian lock up ini biasanya dilakukan dalam situasi tertentu, seperti saat

Continue Reading

Lending Facility / Fasilitas Pinjaman (FP)

Fasilitas Pinjaman (FP) adalah sumber pendanaan dalam bentuk rupiah yang disediakan oleh Bank Indonesia kepada bank-bank sebagai bagian dari langkah operasional moneter, dengan penggunaan dana yang berlangsung selama satu hari kerja. FP diatur oleh Bank Indonesia dalam rangka menjaga dan mengendalikan likuiditas pasar uang dalam perekonomian Indonesia. Tujuan utama dari FP adalah untuk memastikan bahwa

Continue Reading

Rasio Lancar (Current Ratio)

Rasio Lancar (Current Ratio): Pengertian dan Penggunaan dalam Analisis Keuangan Rasio Lancar, atau yang sering disebut juga Current Ratio, adalah salah satu rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kemampuan suatu perusahaan dalam menutupi kewajiban-kewajiban lancar atau utang jangka pendek menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Rasio ini sangat penting dalam analisis keuangan karena memberikan gambaran mengenai

Continue Reading

Oversold

Keadaan oversold atau jenuh jual adalah periode waktu ketika terjadi penurunan harga yang signifikan dan konsisten dalam pasar saham. Dalam konteks ini, secara teknikal terdapat kemungkinan bagi investor untuk melakukan pembelian saham dengan harapan harga akan naik. Dalam pasar saham, harga seringkali mengikuti pola pergerakan yang berulang. Ada periode ketika harga saham mengalami penurunan yang

Continue Reading

Rasio Perputaran Persediaan

Rasio perputaran persediaan adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur kecepatan persediaan yang ada di gudang perusahaan yang terjual kepada konsumen atau pelanggan. Rasio ini menggambarkan seberapa cepat perusahaan dapat menjual barang persediaan dan menghasilkan pendapatan. Semakin besar rasio perputaran persediaan, semakin baik situasinya, karena menunjukkan bahwa perusahaan mampu menjual barang persediaan dengan lebih cepat. Rasio

Continue Reading

Short Selling

Short selling adalah proses dimana seseorang menjual efek tanpa benar-benar memiliki efek tersebut pada saat transaksi dilakukan. Biasanya, short selling dilakukan ketika seorang investor menduga bahwa harga sebuah saham akan turun dalam waktu dekat. Peran Perusahaan Dalam Proses Short Selling Dalam proses short selling, perusahaan efek memainkan peran penting. Perusahaan efek memberikan pembiayaan kepada investor

Continue Reading

Risk Premium (Premi Risiko)

Premi risiko adalah keuntungan atau imbal hasil yang diharapkan oleh investor terhadap suatu instrumen investasi yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi dibandingkan dengan investasi pada aset bebas risiko. Investor mengharapkan instrumen investasi yang berisiko lebih tinggi memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan instrumen investasi atau aset bebas risiko. Premi risiko menunjukkan perbedaan antara keuntungan

Continue Reading

Rating Perusahaan

Rating perusahaan oleh PT PEFINDO diberikan dalam beberapa kategori sebagai berikut: a. idAAA: Perusahaan memiliki kapasitas besar/superior untuk membayar kewajiban/utang jangka panjang yang lebih baik dibanding perusahaan lain di Indonesia. b. idAA: Perusahaan memiliki kapasitas sangat kuat untuk membayar kewajiban/utang jangka panjang dibanding perusahaan lain di Indonesia. Peringkat ini lebih rendah dibanding perusahaan yang mendapatkan

Continue Reading

Treasury Stock (Saham Kas)

Treasury stock, atau yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai saham kas, adalah saham yang dibeli kembali oleh perusahaan yang mengeluarkannya melalui aksi buy back. Dalam proses ini, perusahaan menggunakan dana yang dimiliki untuk membeli kembali saham yang sebelumnya telah diperjualbelikan di pasar. Tujuan dari pembelian kembali saham tersebut adalah untuk mengurangi jumlah saham yang beredar

Continue Reading

Nikkei 225

Indeks Nikkei 225 merupakan gambaran harga saham dari 225 perusahaan terkemuka di Bursa Saham Tokyo, Jepang. Indeks Nikkei 225 telah berada dalam perdagangan sejak bulan September tahun 1950. Indeks Nikkei 225 dianggap sebagai salah satu ukuran utama dalam mengukur performa pasar saham Jepang. Indeks ini mencerminkan fluktuasi harga saham dari perusahaan-perusahaan yang tergabung di dalamnya.

Continue Reading